Potensi Panas Bumi RI Bertambah Jadi 28 Ribu MW
Kamis, 11/03/2010 11:53 WIB
Jakarta - Potensi panas bumi Indonesia telah bertambah dari 27.000 Megawatt (MW) menjadi 28.000 MW. Potensi tersebut setara dengan 12 miliar barel minyak.
Demikian disampaikan, Kepala Badan Geologi R Sukyar dalam jumpa pers World Geothermal 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (10/3/2010).
"27.000 MW itu data sepuluh tahun lalu, sekarang sudah menjadi 28.000 MW. Jadi potensinya besar sekali, sekarang cadangan minyak kita hanya sebesar 6 miliar barel," ujar Sukyar.
Adapun wilayah panas bumi yang baru di antaranya yaitu Kebar, Manokwari, Papua Barat (25 MW),Tehoru, Maluku Tengah (75 MW), Banda Baru, Maluku Tengah (75 MW), Pohon Batu, Maluku Tengah (50 MW), Kelapa Dua, Maluku Barat (25 MW), Lili, Polewali Mandar, Sulawesi Barat (75 MW), Mapili, Poweli Mandar, Sulawesi Barat (50 MW), dan Alu, Polewali Mandari, Sulawesi Barat (25 MW).
Sukyar menjelaskan, dari 28.000 MW tersebut hingga kini baru 1.198 MW yang dimanfaatkan. Dalam kebijakan energi nasional, pemerintah menargetkan peningkatan penggunaan panas bumi di Indonesia akan meningkatkan pemanfaatan panas bumi menjadi sebesar 9.500 MW pada 2025.
Sukyar menyatakan, dalam proyek 10.000 MW tahap II tercatat akan dibangun 3.977 MW pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Dengan adanya tambahan tersebut berarti total PLTP yang beroperasi di Indonesia nantinya akan menjadi 5.000 MW.
"5.000 MW tersebut bisa menggantikandengan 2,4 miliar barel minyak," tandasnya.
(epi/dnl)
Demikian disampaikan, Kepala Badan Geologi R Sukyar dalam jumpa pers World Geothermal 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (10/3/2010).
"27.000 MW itu data sepuluh tahun lalu, sekarang sudah menjadi 28.000 MW. Jadi potensinya besar sekali, sekarang cadangan minyak kita hanya sebesar 6 miliar barel," ujar Sukyar.
Adapun wilayah panas bumi yang baru di antaranya yaitu Kebar, Manokwari, Papua Barat (25 MW),Tehoru, Maluku Tengah (75 MW), Banda Baru, Maluku Tengah (75 MW), Pohon Batu, Maluku Tengah (50 MW), Kelapa Dua, Maluku Barat (25 MW), Lili, Polewali Mandar, Sulawesi Barat (75 MW), Mapili, Poweli Mandar, Sulawesi Barat (50 MW), dan Alu, Polewali Mandari, Sulawesi Barat (25 MW).
Sukyar menjelaskan, dari 28.000 MW tersebut hingga kini baru 1.198 MW yang dimanfaatkan. Dalam kebijakan energi nasional, pemerintah menargetkan peningkatan penggunaan panas bumi di Indonesia akan meningkatkan pemanfaatan panas bumi menjadi sebesar 9.500 MW pada 2025.
Sukyar menyatakan, dalam proyek 10.000 MW tahap II tercatat akan dibangun 3.977 MW pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Dengan adanya tambahan tersebut berarti total PLTP yang beroperasi di Indonesia nantinya akan menjadi 5.000 MW.
"5.000 MW tersebut bisa menggantikandengan 2,4 miliar barel minyak," tandasnya.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 21:58 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
41 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
