Updated
Reksa Dana Pratama Dapat Penghargaan MURI
Kamis, 11/03/2010 16:22 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Produk Reksa Dana Pratama Saham milik PT Pratama Capital Assets Management memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena memberikan tingkat pengembalian tertinggi dalam satu tahun kalender penuh 2009.
Produk ini memberikan tingkat pengembalian sebesar 170,63% atau tertinggi dibanding 71 reksa dana saham pada tahun yang sama dan tertinggi dibandingkan 336 produk reksa dana selama periode 2001-2009.
Demikian disampaikan Direktur PT Pratama Capital Assets Management Djoni Gunawan dalam acara Investor Gathering 2010 di Hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Kamis (11/3/2010).
"Capaian return ini didukung oleh pemilihan portofolio yang kami lakukan secara wealth reseach," ujarnya.
Average return untuk produk Pratama Saham tercatat 96,38%. "Kami hanya kelola jumlah saham sedikit, 15 saham. Dengan jumlah nilai 90% dari portofolio. Kami juga hanya pilih dari portofolio yang likuid," paparnya.
Produk lainnya, reksa dana campuran juga mencatat tingkat pengembalian tertinggi yakni sebesar 130,52% selama tahun 2009. Ini tertinggi dibanding tingkat pengembalian 604 produk reksa dana campuran selama 2001-2009 dan tertinggi dibanding 114 di tahun 2009.
Dengan pencapaian ini, Reksa Dana Pratama Saham mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
(wep/dro)
Produk ini memberikan tingkat pengembalian sebesar 170,63% atau tertinggi dibanding 71 reksa dana saham pada tahun yang sama dan tertinggi dibandingkan 336 produk reksa dana selama periode 2001-2009.
Demikian disampaikan Direktur PT Pratama Capital Assets Management Djoni Gunawan dalam acara Investor Gathering 2010 di Hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Kamis (11/3/2010).
"Capaian return ini didukung oleh pemilihan portofolio yang kami lakukan secara wealth reseach," ujarnya.
Average return untuk produk Pratama Saham tercatat 96,38%. "Kami hanya kelola jumlah saham sedikit, 15 saham. Dengan jumlah nilai 90% dari portofolio. Kami juga hanya pilih dari portofolio yang likuid," paparnya.
Produk lainnya, reksa dana campuran juga mencatat tingkat pengembalian tertinggi yakni sebesar 130,52% selama tahun 2009. Ini tertinggi dibanding tingkat pengembalian 604 produk reksa dana campuran selama 2001-2009 dan tertinggi dibanding 114 di tahun 2009.
Dengan pencapaian ini, Reksa Dana Pratama Saham mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
