Pratama Capital Bidik Dana Kelolaan Rp 1 Triliun
Kamis, 11/03/2010 17:44 WIB
(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Pratama Capital Assets Mangement menargetkan dana kelolaan (AUM) sampai akhir tahun 2010 mencapai Rp 1 triliun. Perseroan juga tengah mempersiapkan satu produk reksa dana saham dan satu reksa dana campuran, dengan nilai masing-masing Rp 100 miliar.
Demikian disampaikan President Gunawan PT Pratama Capital Assets Mangement Djoni Gunawan dalam acara Investor Gathering 2010 di Hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Kamis (11/3/2010).
Ia menambahkan, total dana kelolaan perseroan sampai saat ini mencapai Rp 770 miliar. Sebanyak Rp 100 miliar merupakan kontrak pengelolaan dana (KPD) atau discretionary fund, sementara sisanya adalah produk reksa dana.
"Dari Rp 770 miliar dana kelolaan kami saat ini, Rp 100 miliar KPD. Sisanya reksadana. Kami memang fokus di reksa dana, dengan presentase mencapai 90%," ujar Djoni.
Ia menambahkan, semoga AUM akan meningkat menjadi Rp 1 triliun sampai akhir tahun 2010.
"Tahun 2010, kami akan terbitkan tiga produk. Satu kan sudah keluar, Pratama Berimbang berjenis reksa dana terproteksi. Semoga akhir tahun AUM bisa Rp 1 triliun, dengan produk baru," ujar Djoni.
Produk baru perseroan nantinya akan berjenis saham dan campuran. Reksa dana saham diperkirakan bernilai Rp 100 miliar dan akan terbit pada semester II.
"Targetnya Rp 100 miliar, dengan return sekitar 15-20%. Satu produk lagi, campuran. Nilainya sama, tapi akan keluar akhir semester I ini," ucapnya.
Pertimbangan perseroan pada produk reksa dana saham, didasarkan atas masih sedikitnya pemain yang ada. Sektor komoditas dan consumer good menjadi pilihan Pratama dalam berinvestasi.
"Kita selalu melihat fundamental. Makro ekonomi, suku bunga dan nilai tukar yang ada itu seperti apa. Dengan PE yang rendah, namun punya potensi tumbuh dalam jangka panjang. Itu pertimbangannya," ucapnya.
"Saham Timah, INCO, PTBA, itu jadi andalan kami di sektor komoditas. Antisipasi pada laporan keuangan, dengan pertumbuhan yang bagus di kuartal I 2010 ini. Bandingkan kurtal I tahun lalu," imbuhnya.
(wep/dro)
Demikian disampaikan President Gunawan PT Pratama Capital Assets Mangement Djoni Gunawan dalam acara Investor Gathering 2010 di Hotel Four Season Jalan HR Rasuna Said Jakarta Kamis (11/3/2010).
Ia menambahkan, total dana kelolaan perseroan sampai saat ini mencapai Rp 770 miliar. Sebanyak Rp 100 miliar merupakan kontrak pengelolaan dana (KPD) atau discretionary fund, sementara sisanya adalah produk reksa dana.
"Dari Rp 770 miliar dana kelolaan kami saat ini, Rp 100 miliar KPD. Sisanya reksadana. Kami memang fokus di reksa dana, dengan presentase mencapai 90%," ujar Djoni.
Ia menambahkan, semoga AUM akan meningkat menjadi Rp 1 triliun sampai akhir tahun 2010.
"Tahun 2010, kami akan terbitkan tiga produk. Satu kan sudah keluar, Pratama Berimbang berjenis reksa dana terproteksi. Semoga akhir tahun AUM bisa Rp 1 triliun, dengan produk baru," ujar Djoni.
Produk baru perseroan nantinya akan berjenis saham dan campuran. Reksa dana saham diperkirakan bernilai Rp 100 miliar dan akan terbit pada semester II.
"Targetnya Rp 100 miliar, dengan return sekitar 15-20%. Satu produk lagi, campuran. Nilainya sama, tapi akan keluar akhir semester I ini," ucapnya.
Pertimbangan perseroan pada produk reksa dana saham, didasarkan atas masih sedikitnya pemain yang ada. Sektor komoditas dan consumer good menjadi pilihan Pratama dalam berinvestasi.
"Kita selalu melihat fundamental. Makro ekonomi, suku bunga dan nilai tukar yang ada itu seperti apa. Dengan PE yang rendah, namun punya potensi tumbuh dalam jangka panjang. Itu pertimbangannya," ucapnya.
"Saham Timah, INCO, PTBA, itu jadi andalan kami di sektor komoditas. Antisipasi pada laporan keuangan, dengan pertumbuhan yang bagus di kuartal I 2010 ini. Bandingkan kurtal I tahun lalu," imbuhnya.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
