Lelang SBI Sebulan Sekali, Dana Perbankan Beralih ke SUN
Jumat, 12/03/2010 16:44 WIB
Jakarta - Perbankan akan mengalihkan penempatan dananya dari Sertifikat Bank Indonesia (SBI) ke Surat Utang Negara (SUN) dan obligasi korporasi, karena Bank Indonesia (BI) mengubah aturan lelang SBI dari sekali seminggu menjadi sekali sebulan.
Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah di kantornya, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
"Likuiditas yang tadinya dikelola secara mingguan sekarang kan menjadi bulanan maka kan banyak plihan, antara SBI atau surat-surat berharga jangka pendek bagi perbankan," papar Halim.
Meksipun begitu, yang menjadi tujuan awal BI untuk mengubah waktu lelang SBI adalah agar dana perbankan tidak cuma ngendon di SBI, namun juga harus disalurkan dalam bentuk kredit. "Tujuan BI untuk merubah waktu lelang SBI sebenarnya untuk mendorong pertumbuhan kredit," katanya.
Halim juga mengatakan, perbankan saat ini seharusnya tidak perlu lagi khawatir jika dananya ditempatkan dalam instrumen jangka menengah dan panjang.
"Saya kira sebagai institusi lembaga keuangan, itu saya kira tidak banyak masalah. Karena itu makanya kami berikan repo. Jadi jika mereka menempatkan dananya di instrumen dengan jangka waktu 3 bulan sampai 6 bulan tidak ada masalah," paparnya.
Karena, lanjut Halim, repo diberikan agar bank mudah mengatur likuiditas jangka pendek.
"Atau FPJP (Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek) dimana dapat diberikan untuk yang missmatch jangka pendek," tutup Halim.
(dru/dnl)
Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah di kantornya, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
"Likuiditas yang tadinya dikelola secara mingguan sekarang kan menjadi bulanan maka kan banyak plihan, antara SBI atau surat-surat berharga jangka pendek bagi perbankan," papar Halim.
Meksipun begitu, yang menjadi tujuan awal BI untuk mengubah waktu lelang SBI adalah agar dana perbankan tidak cuma ngendon di SBI, namun juga harus disalurkan dalam bentuk kredit. "Tujuan BI untuk merubah waktu lelang SBI sebenarnya untuk mendorong pertumbuhan kredit," katanya.
Halim juga mengatakan, perbankan saat ini seharusnya tidak perlu lagi khawatir jika dananya ditempatkan dalam instrumen jangka menengah dan panjang.
"Saya kira sebagai institusi lembaga keuangan, itu saya kira tidak banyak masalah. Karena itu makanya kami berikan repo. Jadi jika mereka menempatkan dananya di instrumen dengan jangka waktu 3 bulan sampai 6 bulan tidak ada masalah," paparnya.
Karena, lanjut Halim, repo diberikan agar bank mudah mengatur likuiditas jangka pendek.
"Atau FPJP (Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek) dimana dapat diberikan untuk yang missmatch jangka pendek," tutup Halim.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
