Unilever Tetap Komit Beli CPO dari Indonesia
Jumat, 12/03/2010 16:50 WIB
Jakarta - Unilever global maupun Unilever Indonesia tetap berkomitmen membeli minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dari Indonesia terutama dari anggota-anggota produsen CPO Indonesia yang tergabung dalam Roundtable Sustainable on Palm Oil (RSPO).
Unilever juga membantah telah mengalihkan pembelian CPO-nya dari negara produsen CPO lainnya seperti Malaysia menyusul kasus penghentian kontrak PT Sinar Mas Agro Research and Technology (Smart) oleh Unilever.
Hal ini disampaikan oleh External Affairs Manager PT Unilever Indonesia Tbk Rachmat Hidayat saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
"Kita tetap sourcing dari Indonesia, dari perusahaan lain anggota RSPO," tegasnya.
Bahkan, kata dia, untuk Unilever Indonesia pihaknya berkomitmen menyerap 100 persen kebutuhan CPO dari produsen-produsen CPO di Indonesia. Menurutnya masalah ini jangan dikaitkan dengan masalah isu antar negara namun lebih pada upaya isu sustainability. "Ini bukan isu sentimen nasional,"katanya
Sebelumnya pada Desember 2009 lalu, pihak Unilever (Eropa) mengumumkan menghentikan kontrak pembelian CPO dari Smart untuk kontrak setelah bulan April 2010 nanti. Pihak Unilever telah mendapatkan laporan dari organisasi lingkungan Green Peace terkait laporan perusakan hutan terlait perluasan lahan sawit yang dilakukan oleh Smart.
Pihak Smart pun menganggap apa yang dilakukan oleh Unilever merupakan tindakan sepihak tanpa klarifikasi sebagai sesama anggota RSPO.
(hen/ang)
Unilever juga membantah telah mengalihkan pembelian CPO-nya dari negara produsen CPO lainnya seperti Malaysia menyusul kasus penghentian kontrak PT Sinar Mas Agro Research and Technology (Smart) oleh Unilever.
Hal ini disampaikan oleh External Affairs Manager PT Unilever Indonesia Tbk Rachmat Hidayat saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (12/3/2010).
"Kita tetap sourcing dari Indonesia, dari perusahaan lain anggota RSPO," tegasnya.
Bahkan, kata dia, untuk Unilever Indonesia pihaknya berkomitmen menyerap 100 persen kebutuhan CPO dari produsen-produsen CPO di Indonesia. Menurutnya masalah ini jangan dikaitkan dengan masalah isu antar negara namun lebih pada upaya isu sustainability. "Ini bukan isu sentimen nasional,"katanya
Sebelumnya pada Desember 2009 lalu, pihak Unilever (Eropa) mengumumkan menghentikan kontrak pembelian CPO dari Smart untuk kontrak setelah bulan April 2010 nanti. Pihak Unilever telah mendapatkan laporan dari organisasi lingkungan Green Peace terkait laporan perusakan hutan terlait perluasan lahan sawit yang dilakukan oleh Smart.
Pihak Smart pun menganggap apa yang dilakukan oleh Unilever merupakan tindakan sepihak tanpa klarifikasi sebagai sesama anggota RSPO.
(hen/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
