detikfinance

S&P Naikkan Peringkat Utang Luar Negeri RI

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Jumat, 12/03/2010 17:05 WIB
Jakarta - Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) menaikkan peringkat utang pemerintah. Peringkat utang dengan mata uang asing (long-term foreign currency rating) Indonesia menjadi BB dari semula BB- dan peringkat utang dengan mata uang rupiah (long-term local currency) tetap di BB+. Outlook untuk kedua rating ini ditetapkan positif.

Seperti dikutip detikFinance dari situs Bank Indonesia (BI), Jumat (12/3/2010), dengan peningkatan rating ini, Indonesia tinggal 2 notch lagi menuju investment grade, dan outlook positif menunjukkan bahwa besar kemungkinan Indonesia untuk memperoleh peningkatan rating lagi dalam 1 tahun ke depan.

Sovereign Analyst Utama S&P untuk Indonesia, Agost Benard mengatakan, faktor utama peningkatan rating ini adalah rasio utang pemerintah yang secara bertahap terus membaik, peningkatan cadangan devisa yang menunjang penurunan tingkat kerentanan terhadap shock, disertai historikal pengelolaan kebijakan fiskal yang berhati-hati.

Menanggapi peningkatan rating ini, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi A. Sarwono menyatakan, upgrade dari S&P sudah sesuai dengan ekspektasi dan memang sudah selayaknya dinaikkan mengingat peringkat Indonesia oleh S&P tercatat lebih rendah dibandingkan dengan peringkat yang ditetapkan Moody’s (Ba2/stable) dan Fitch (BB+/stable).

Patut menjadi perhatian adalah outlook positif yang diberikan S&P, dimana outlook tersebut merefleksikan ekspektasi positif S&P bahwa agenda reformasi struktural, kebijakan fiskal dan ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada tingkat yang lebih tinggi diyakini akan terus berjalan seiring menurunnya tekanan politik yang diyakini hanya merupakan distraksi temporer.

Dengan fundamental makroekonomi yang terjaga, likuiditas eksternal yang semakin menguat, rasio utang Pemerintah yang secara bertahap terus menurun, serta didukung kebijakan fiskal yang berhati-hati dan kelancaran pelaksanaan reformasi struktural, diharapkan dapat menyokong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dalam satu tahun mendatang sehingga momentum positif dapat terus terjaga untuk peningkatan rating selanjutnya terkait upaya mencapai target investment grade.

(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.