Fit and Proper Komisaris Pertamina Harus Pakai Lembaga Independen
Sabtu, 13/03/2010 11:51 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) meyakini adanya tarik menarik kepentingan dalam mengisi jabatan Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero). Puskepi menyarankan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Dewan Komisaris Pertamina bisa dilakukan melalui lembaga independen.
"Pertamina adalah BUMN raksasa di negeri ini sehingga jika berhasil menempati posisi dewan komisaris atau direksi berarti terbuka peluang untuk kecipratan rezeki besar dari Pertamina," ujar Direktur Puskepi Sofyano Zakaria dalam pesan elektronik yang diterima detikFinance, Sabtu (13/3/2010).
Menurutnya, dengan adanya peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih tersebut, tentunya akan banyak yang berjuang dan berusaha keras untuk menduduki atau bahkan mendudukan orang di posisi penentu di BUMN minyak itu.
Puskepi menyarankan, pemerintah termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebaiknya memberlakukan fit and proper test tidak hanya oleh pemerintah sendiri tetapi melibatkan lembaga independen.
"Lembaga independen itu dilibatkan setelah lebih dulu ada screening dari pihak BIN (Badan Intelijen Negara)," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan posisi dewan komisaris Pertamina diisi oleh seseorang yang usianya di atas 45 tahun tetapi tidak melebihi 55 tahun. Hal ini dilakukan supaya ada kematangan sikap perilaku dan pemikiran dalam mengawasi jalannya kegiatan Pertamina.
(ang/dru)
"Pertamina adalah BUMN raksasa di negeri ini sehingga jika berhasil menempati posisi dewan komisaris atau direksi berarti terbuka peluang untuk kecipratan rezeki besar dari Pertamina," ujar Direktur Puskepi Sofyano Zakaria dalam pesan elektronik yang diterima detikFinance, Sabtu (13/3/2010).
Menurutnya, dengan adanya peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih tersebut, tentunya akan banyak yang berjuang dan berusaha keras untuk menduduki atau bahkan mendudukan orang di posisi penentu di BUMN minyak itu.
Puskepi menyarankan, pemerintah termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebaiknya memberlakukan fit and proper test tidak hanya oleh pemerintah sendiri tetapi melibatkan lembaga independen.
"Lembaga independen itu dilibatkan setelah lebih dulu ada screening dari pihak BIN (Badan Intelijen Negara)," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan posisi dewan komisaris Pertamina diisi oleh seseorang yang usianya di atas 45 tahun tetapi tidak melebihi 55 tahun. Hal ini dilakukan supaya ada kematangan sikap perilaku dan pemikiran dalam mengawasi jalannya kegiatan Pertamina.
(ang/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
