detikfinance

MPPA Kirim Informasi Tambahan ke Publik Rabu Depan

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Minggu, 14/03/2010 14:40 WIB
Foto: dok detikFinance
Jakarta - Keterbukaan informasi yang komprehensif terkait penjualan 90,76% saham PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), akan dipublikasikan Rabu (17/3/2010) mendatang.

"Kita akan buat tambahan keterbukaan informasi. Bukan keterbukaan informasi baru. Paling lambat Rabu depan," ujar Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Danny Konjongian saat dihubungi detikFinance, Minggu (14/3/2010).

Ia menjelaskan, perseroan akan memenuhi masukan dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), agar investor independen (publik) yang berjumlah 43% dari seluruh total saham MPPA, tidak dirugikan.

"Kalau dari mereka, prinsipnya sudah oke. Tapi harus diinformasikan lagi ke publik. Kita sih ingin secepatnya. Sebelum bulan ini sudah (RUPS)," ucapnya.

Rencana bisnis sudah dijabarkan dalam pertemuan perseroan dengan Bapepam-LK Kamis (11/3/2010) lalu. Namun, memang belum menginformasikan ke publik dalam keterbukaan informasi pertama.

"Bapepam bilang, memang masih kurang sedikti. Penggunaan dana secara rinci, setelah penjualan benar-benar terjadi," paparnya.

Lanjutnya, Bapepam berpesan jangan sampai MPPA menjadi gembos, karena sumber pendapatan mereka (LPPF) dijual kepada CVC Capital. Dengan jumlah porsi saham publik sebesar 43%, tentu aksi korporasi ini menjadikan investor sedikit cemas.

Sebelumnya, Bapepam-LK bahkan meminta pemegang saham publik MPPA jangan asal menyetujui penjualan 90,76% saham LPPF dalam RUPS Luar Biasa. Otoritas pasar modal tersebut, akan tetap memberikan status warning kepada pemegang saham saat  RUPS berlangsung.


(wep/epi)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.