Sering Rusak, PGE Minta Mesin PLTP Sibayak Diganti
Senin, 15/03/2010 12:08 WIB
Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) meminta agar PT Dizamatra Powerindo mengganti mesin Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sibayak dengan kapasitas 2x5 MW yang kerap kali mengalami kerusakan.
Menurut Direktur Utama PGE Abadi Purnomo, kerusakan pada mesin PLTP yang berasal dari China tersebut, akan menyebabkan rusaknya sumur milik PGE yang menyuplai uap ke PLTP tersebut.
"Kita hanya jual uap saja ke sana, tapi kalau sumurnya on-off terus bisa rusak juga," ujar Abadi di Kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (16/3/2010).
Abadi mengatakan, pergantian mesin pada PLTP tersebut merupakan opsi terakhir yang harus diambil jika perbaikan yang dilakukan tidak juga membuahkan hasil. Pergantian mesin tersebut harus melalui proses tender.
"Akan tender ulang tapi kita lihat dulu tahun ini bagaimana," kata dia.
Abadi menyatakan, saat ini potensi di wilayah kerja panas bumi Sibayak sebesar 40 MW, namun baru 2x5 Mw yang dikembangkan. Rencananya ke depannya, perseroan akan mengembangkan dengan kapasitas 3x10 MW.
PT Dizamatra Powerindo merupakan kontraktor listrik swasta yang mengelola PLTP Sebayak. Untuk pengoperasian PLTP tersebut, PT Dizamatra membeli uap dari PGE dan kemudan listrik yang dihasilkan PLTP tersebut dijual ke PT PLN (Persero) untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera Utara.
(epi/dnl)
Menurut Direktur Utama PGE Abadi Purnomo, kerusakan pada mesin PLTP yang berasal dari China tersebut, akan menyebabkan rusaknya sumur milik PGE yang menyuplai uap ke PLTP tersebut.
"Kita hanya jual uap saja ke sana, tapi kalau sumurnya on-off terus bisa rusak juga," ujar Abadi di Kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (16/3/2010).
Abadi mengatakan, pergantian mesin pada PLTP tersebut merupakan opsi terakhir yang harus diambil jika perbaikan yang dilakukan tidak juga membuahkan hasil. Pergantian mesin tersebut harus melalui proses tender.
"Akan tender ulang tapi kita lihat dulu tahun ini bagaimana," kata dia.
Abadi menyatakan, saat ini potensi di wilayah kerja panas bumi Sibayak sebesar 40 MW, namun baru 2x5 Mw yang dikembangkan. Rencananya ke depannya, perseroan akan mengembangkan dengan kapasitas 3x10 MW.
PT Dizamatra Powerindo merupakan kontraktor listrik swasta yang mengelola PLTP Sebayak. Untuk pengoperasian PLTP tersebut, PT Dizamatra membeli uap dari PGE dan kemudan listrik yang dihasilkan PLTP tersebut dijual ke PT PLN (Persero) untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera Utara.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 21:58 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 21:15 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
41 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
