detikfinance

IPO KS Tunggu Kerjasama dengan Posco Rampung

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Senin, 15/03/2010 14:06 WIB
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta PT Krakatau Steel (KS) melangsungkan rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) setelah merampungkan joint venture dengan Pohang Steel Corporation (Posco).

"Sepertinya mereka (IPO) sesudah menyelesaikan joint venture dengan Posco," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (15/3/2010).

Menurutnya, BUMN baja itu sebaiknya menyelesaikan perusahaan patungan tersebut, sehingga konsentrasi perseroan tidak terpecah. "Kalau sebelum bereskan Posco juga tidak apa-apa, tapi lebih bagus selesaikan joint venture dulu," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama KS Fazwar Bujang mengatakan, saat ini perseroan masih berusaha merampungkan pembentukan anak usahanya tersebut sebelum membangun pabrik baru bersama. Menurut Fazwar, pihaknya segera mengajukan perusahaan patungan tersebut ke Depkumham.

"Itu butuh waktu tiga bulan setelah tanda tangan joint venture," katanya.

Ia menambahkan, perseroan sudah mengajukan nama-nama penjamin emisi atau underwriter kepada pemerintah selaku pemegang saham mayoritas untuk diminta persetujuan. Penjamin emisi yang terpilih akan membantu rencana IPO perseroan tahun ini.

"Untuk underwriter sudah diajukan untuk proses pemilihan, tapi belum diputuskan pemegang saham," katanya.

KS menargetkan bisa menjual sahamnya ke publik di semester II-2010, tepatnya pada bulan November mendatang. Jumlah saham yang akan dilepas ke publik maksimum 30 persen dan dilakukan secara bertahap.



(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.