Kenaikan Setoran Dividen Tak Akan Ganggu Ekspansi BUMN
Senin, 15/03/2010 17:19 WIB
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan kenaikan setoran dividen perusahaan pelat merah tidak akan mengganggu program pengembangan, arus kas, dan investasi masing-masing BUMN.
Pemerintah sudah menaikkan jumlah setoran dividen BUMN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010 dari semula Rp 24 triliun menjadi Rp 28 triliun.
Menurut Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu, kenaikan itu didorong adanya penerimaan dari kebijakan penetapan payout ratio PT PLN (Persero) sebanyak 53,3 persen untuk laba bersih tahun buku 2009 yang diperkirakan sebanyak Rp 7,5 triliun.
"Tambahan dividen itu tidak akan menggangu program pengembangan, cashflow, dan investasi BUMN tahun ini," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (15/3/2010).
Ia mengatakan, pihaknya sudah menghitung tambahan setoran dividen tersebut akan diambil dari BUMN mana saja. Namun sayangnya, ia belum mau membuka BUMN mana saja yang bakal kena tambahan.
"Caranya sudah ketemu, tapi jangan dibuka dulu," ujarnya.
Meski demikian, ia mengatakan PT Pertamina (Persero) tetap akan menjadi penyumbang dividen terbesar tahun ini. Menurut Said, ada tiga hal yang menjadi acuan pemerintah dalam menetapkan jumlah setoran dividen terhadap perusahaan pelat merah.
Pertama, jumlah laba bersih BUMN tersebut, kedua kondisi ekonomi makro terhadap arus kas perusahaan dan terakhir program investasi yang akan dilakukan BUMN yang bersangkutan.
"Tiga hal ini sangat dinamis, jadi baru bisa diketahui beberapa saat sebelum diambil," tambahnya.
(ang/dnl)
Pemerintah sudah menaikkan jumlah setoran dividen BUMN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010 dari semula Rp 24 triliun menjadi Rp 28 triliun.
Menurut Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu, kenaikan itu didorong adanya penerimaan dari kebijakan penetapan payout ratio PT PLN (Persero) sebanyak 53,3 persen untuk laba bersih tahun buku 2009 yang diperkirakan sebanyak Rp 7,5 triliun.
"Tambahan dividen itu tidak akan menggangu program pengembangan, cashflow, dan investasi BUMN tahun ini," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (15/3/2010).
Ia mengatakan, pihaknya sudah menghitung tambahan setoran dividen tersebut akan diambil dari BUMN mana saja. Namun sayangnya, ia belum mau membuka BUMN mana saja yang bakal kena tambahan.
"Caranya sudah ketemu, tapi jangan dibuka dulu," ujarnya.
Meski demikian, ia mengatakan PT Pertamina (Persero) tetap akan menjadi penyumbang dividen terbesar tahun ini. Menurut Said, ada tiga hal yang menjadi acuan pemerintah dalam menetapkan jumlah setoran dividen terhadap perusahaan pelat merah.
Pertama, jumlah laba bersih BUMN tersebut, kedua kondisi ekonomi makro terhadap arus kas perusahaan dan terakhir program investasi yang akan dilakukan BUMN yang bersangkutan.
"Tiga hal ini sangat dinamis, jadi baru bisa diketahui beberapa saat sebelum diambil," tambahnya.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
