detikfinance

Taman Nasional Ujung Kulon Butuh Rp 10 Miliar Per Tahun

Indro Bagus SU - detikfinance
Selasa, 16/03/2010 10:02 WIB
Foto: Indro/detikFinance
Banten - Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon masih membutuhkan dana sebesar Rp 10 miliar per tahun untuk program restorasi, peningkatan kualitas pengamanan serta pengembangan kawasan.

"Kami masih membutuhkan dana Rp 10 miliar per tahun," ujar Kepala Taman Nasional Ujung Kulon, Agus Priambudi disela acara restorasi habitat Badak Cula Satu di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, Senin (15/3/2010).

Menurut Agus, total kebutuhan dana Taman Nasional Ujung Kulon sebenarnya mencapai Rp 25 miliar per tahun. Dana tersebut adalah untu berbagai program restorasi, peningkatan kualitas pengamanan serta pengembangan kawasan wisata.

"Dalam APBN, anggaran untuk kami sebesar Rp 11 miliar," ujarnya.

Untungnya, kawasan tempat hidup satwa langka Badak Cula Satu ini mendapat banyak donasi dari lembaga-lembaga internasional seperti WWF serta lembaga nirlaba (LSM), sehingga dana yang masih dibutuhkan seitar Rp 10 miliar per tahun.

Agus mengatakan, hingga saat ini Taman Nasional Ujung Kulon belum berhasil menutupi seluruh kebutuhan dana tersebut. Akibatnya, berbagai program restorasi, peningkatan kualitas keamanan serta upaya mengembangkan menjadi kawasan wisata berkelas internasional masih terendala.

"Ke depan, kita berharap ada kerja sama dengan banyak korporasi lokal dalam pengembangan kawasan ini," ujarnya.

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di dua kecamatan, yaitu Sumur dan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten. Luas kawasan ini mencapai 122.956 hektar terdiri dari daratan seluas 78.619 hektar dan laut 44.337 hektar.

"Untuk pengembangan darat saja masih belum cukup dananya. Pengembangan kawasan laut masih sedikit sekali, padahal potensinya besar, terutama untuk pariwisata," jelas Agus.


(dro/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.