Updated
Obligasi Jatuh Tempo Pemerintah Capai Rp 70,57 Triliun di 2010
Selasa, 16/03/2010 17:15 WIB
Banten - Pemerintah akan menghadapi surat utang atau obligasi jatuh tempo sebesar Rp 70,57 triliun di 2010. Surat utang yang akan diterbitkan pemerintah tahun ini sebesar Rp 174,97 triliun.
"Total surat utang pemerintah yang akan jatuh tempo tahun ini sebesar Rp 70,57 triliun," ujar Kasubdit Pengembangan Syariah Ditjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Langgeng Basuki disela acara restorasi habitat Badak Cula Satu di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, Senin (15/3/2010).
Sebelumnya Langgeng menyatakan nilai surat utang pemerintah yang jatuh tempo di 2010 sebesar Rp 104 triliun. Namun dalam klarifikasinya, ia mengakui telah terjadi kesalahan dalam menyebut angka surat utang jatuh tempo pemerintah di 2010.
Rencananya, pemerintah akan menerbitkan surat utang sebesar Rp 174,97 triliun, sehingga dana yang akan diterima pemerintah netto sekitar Rp 104,4 triliun. Menurut Langgeng, nilai penerbitan surat utang pemerintah netto tersebut setara dengan 1,7% dari PDB.
"Defisit APBN tahun 2010 diperkirakan 1,6% dari PDB, sedangkan penerbitan surat utang netto sekitar 1,7% dari PDB," ujarnya.
Menkeu Sri Mulyani sebelumnya sudah mengatakan, untuk RAPBN 2010 defisit akan dinaikkan menjadi 2,1% dari PDB.
Langgeng mengatakan, hingga 11 Maret 2010 pemerintah telah menerbitan surat utang sebesar Rp 59,25 triliun. Untuk mencapai target, pemerintah masih harus menerbitkan surat utang sebesar Rp 115,72 triliun.
"Kami masih memiliki banyak opsi untuk mencapai target penerbitan surat utang tahun ini seperti melalui samurai bond, sukuk dolar dan sebagainya," ujarnya.
Sayangnya ia tidak menyebutkan detil besaran masing-masing surat utang yang akan diterbitkan tahun ini.
(dro/qom)
"Total surat utang pemerintah yang akan jatuh tempo tahun ini sebesar Rp 70,57 triliun," ujar Kasubdit Pengembangan Syariah Ditjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Langgeng Basuki disela acara restorasi habitat Badak Cula Satu di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, Senin (15/3/2010).
Sebelumnya Langgeng menyatakan nilai surat utang pemerintah yang jatuh tempo di 2010 sebesar Rp 104 triliun. Namun dalam klarifikasinya, ia mengakui telah terjadi kesalahan dalam menyebut angka surat utang jatuh tempo pemerintah di 2010.
Rencananya, pemerintah akan menerbitkan surat utang sebesar Rp 174,97 triliun, sehingga dana yang akan diterima pemerintah netto sekitar Rp 104,4 triliun. Menurut Langgeng, nilai penerbitan surat utang pemerintah netto tersebut setara dengan 1,7% dari PDB.
"Defisit APBN tahun 2010 diperkirakan 1,6% dari PDB, sedangkan penerbitan surat utang netto sekitar 1,7% dari PDB," ujarnya.
Menkeu Sri Mulyani sebelumnya sudah mengatakan, untuk RAPBN 2010 defisit akan dinaikkan menjadi 2,1% dari PDB.
Langgeng mengatakan, hingga 11 Maret 2010 pemerintah telah menerbitan surat utang sebesar Rp 59,25 triliun. Untuk mencapai target, pemerintah masih harus menerbitkan surat utang sebesar Rp 115,72 triliun.
"Kami masih memiliki banyak opsi untuk mencapai target penerbitan surat utang tahun ini seperti melalui samurai bond, sukuk dolar dan sebagainya," ujarnya.
Sayangnya ia tidak menyebutkan detil besaran masing-masing surat utang yang akan diterbitkan tahun ini.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
