Bursa Asia Juga Menanti The Fed
Selasa, 16/03/2010 17:50 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Bursa-bursa Asia bergerak variatif karena para pialang sedang menantikan hasil dari pertemuan Bank Sentral AS (Federal Reserve). Investor juga terus mencermati kebijakan moneter ketat yang akan diberlakukan China.
"Bank Sentral AS diprediksi akan mempertahankan suku bunganya pada level yang rendah namun fokusnya adalah pada arah kebijakan," ujar Linus Yip, analis dari First Shanghai Securities seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/3/2010).
Bank Sentral AS akan melakukan pertemuannya pada Selasa ini dan diprediksi akan mempertahankan suku bunga rendahnya yang kini di kisaran 0 hingga 0,25%. Kebijakan itu dipertahankan ditengah perekonomian AS yang sedang dalam tahap pemulihan setelah krisis.
"Melihat reaksi pasar atas kejutan penurunan suku bunga pinjaman bank, kami perkirakan FOMC akan berhati-hati dalam bahasanya. Kebijakan tidak akan berubah," ujar Mitul Kotecha, analis dari FX Strategy seperti dikutip dari Reuters.
Pergerakan Bursa Asia pada Selasa ini adalah:
Bursa Efek Indonesia libur memperingati Hari Raya Nyepi.
Bursa Shanghai akhirnya berhasil rebound setelah pada 2 sesi sebelumnya mengalami kemerosotan yang cukup besar. Perburuan saham-saham perbankan di tengah kabar pengetatan kebijakan moneter China mampu mendorong kenaikan Indeks Komposit Shanghai.
"Terjadi aksi perburuan saham setelah penurunan tajam pada 2 sesi sebelumnya, namun masih ada ketidakpastian tentang seputar masalah kebijakan moneter ketat," jelas Wang Junwing, anali dari Guosen Securities.
Sementara bursa Jepang juga bergerak melemah menjelang pertemuan Bank Sentral Jepang pada pekan ini. Sumber-sumber Reuters mengabarkan, Bank of Japan kini sedang mempelajari untuk memperlonggar kebijakan moneternya.
(qom/qom)
"Bank Sentral AS diprediksi akan mempertahankan suku bunganya pada level yang rendah namun fokusnya adalah pada arah kebijakan," ujar Linus Yip, analis dari First Shanghai Securities seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/3/2010).
Bank Sentral AS akan melakukan pertemuannya pada Selasa ini dan diprediksi akan mempertahankan suku bunga rendahnya yang kini di kisaran 0 hingga 0,25%. Kebijakan itu dipertahankan ditengah perekonomian AS yang sedang dalam tahap pemulihan setelah krisis.
"Melihat reaksi pasar atas kejutan penurunan suku bunga pinjaman bank, kami perkirakan FOMC akan berhati-hati dalam bahasanya. Kebijakan tidak akan berubah," ujar Mitul Kotecha, analis dari FX Strategy seperti dikutip dari Reuters.
Pergerakan Bursa Asia pada Selasa ini adalah:
- Indeks Shanghai menguat tipis 15,902 poin (0,53%) ke level 2.992,841.
- Indeks Hang Seng melemah 56,17 poin (0,27%) ke level 21.022,93.
- Indeks Nikkei-225 melemah 30,27 poin (0,28%) ke level 10.721,71.
- Indeks Straits Times menguat 22,10 poin (0,77%) ke level 2.896,43.
- Indeks Seoul melemah 1,49 poin (0,09%) ke level 1.648,01.
Bursa Efek Indonesia libur memperingati Hari Raya Nyepi.
Bursa Shanghai akhirnya berhasil rebound setelah pada 2 sesi sebelumnya mengalami kemerosotan yang cukup besar. Perburuan saham-saham perbankan di tengah kabar pengetatan kebijakan moneter China mampu mendorong kenaikan Indeks Komposit Shanghai.
"Terjadi aksi perburuan saham setelah penurunan tajam pada 2 sesi sebelumnya, namun masih ada ketidakpastian tentang seputar masalah kebijakan moneter ketat," jelas Wang Junwing, anali dari Guosen Securities.
Sementara bursa Jepang juga bergerak melemah menjelang pertemuan Bank Sentral Jepang pada pekan ini. Sumber-sumber Reuters mengabarkan, Bank of Japan kini sedang mempelajari untuk memperlonggar kebijakan moneternya.
(qom/qom)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
