Bakrie Cs Resmi Kuasai 24% Saham Newmont
Rabu, 17/03/2010 11:27 WIB
Jakarta - Konsorsium Multicapital yang merupakan anak usaha PT Bumi Resources Tbk dengan Pemda Nusa Tenggara Barat melalui PT Multi Daerah Bersaing (MDB) kembali membeli 7% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara pada Senin (15/3/2010). Dengan begitu maka MDB resmi menguasai 24% saham Newmont.
Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Newmont Rubi Purnomo saat dikonfirmasi detikFinance, Senin (17/3/2010).
"Mereka sudah bayar untuk divestasi 7% saham Newmont untuk jatah 2009. Kemarin Senin malam di kantor Newmont di Jakarta semua proses sudah diselesaikan," ujarnya.
Rubi mengatakan, proses pembayaran yang dilakukan oleh MDB melalui transfer kepada kedua pemegang saham asing Newmont Nusa Tenggara yaitu Newmont Indonesia Limited dan Nusa Tenggara Mining Corporation (Afiliasi Sumitomo).
Besaran dana yang ditransfer menurut Rubi adalah US$ 229,4 juta karena ada US$ 17,4 juta yang dipotong dari dividen tahun lalu. Seharusnya besaran dana yang dibayarkan adalah US$ 246,8 juta.
"Pembayarannya melalui transfer ke Citibank New York, dan ke Sumitomo Mitsui Banking Corporation. Dengan demikian mereka (MDB) sudah resmi memegang 24% saham Newmont," tandas Ruby.
Selain itu, Rubi mengatakan, Newmont akan kembali menawarkan 7% saham divestasinya untuk tahun 2010 kepada Pemerintah Indonesia paling lambat 31 Maret 2010.
"Saat ini kami sedang dalam tahap valuasi harga, jadi harga masih kami hitung, paling lambat 31 Maret 2010 akan dilaporkan," ujarnya.
BUMI dan Pemda NTB melalui PT Daerah Maju Bersaing (DMB) sebelumnya membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing untuk akuisisi saham Newmont. DMB merupakan perusahaan yang dimiliki tiga pemerintah daerah yaitu pemprov NTB, pemerintah kabupaten Sumbawa Barat dan Sumbawa.
Saat ini konsorsium tersebut telah resmi memiliki 17 persen saham di Newmont setelah pemerintah memilih menyerahkan saham jatah divestasinya ke perusahaan milik Bakrie tersebut ketimbang kepada PT Aneka Tambang Tbk.
(dnl/qom)
Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Newmont Rubi Purnomo saat dikonfirmasi detikFinance, Senin (17/3/2010).
"Mereka sudah bayar untuk divestasi 7% saham Newmont untuk jatah 2009. Kemarin Senin malam di kantor Newmont di Jakarta semua proses sudah diselesaikan," ujarnya.
Rubi mengatakan, proses pembayaran yang dilakukan oleh MDB melalui transfer kepada kedua pemegang saham asing Newmont Nusa Tenggara yaitu Newmont Indonesia Limited dan Nusa Tenggara Mining Corporation (Afiliasi Sumitomo).
Besaran dana yang ditransfer menurut Rubi adalah US$ 229,4 juta karena ada US$ 17,4 juta yang dipotong dari dividen tahun lalu. Seharusnya besaran dana yang dibayarkan adalah US$ 246,8 juta.
"Pembayarannya melalui transfer ke Citibank New York, dan ke Sumitomo Mitsui Banking Corporation. Dengan demikian mereka (MDB) sudah resmi memegang 24% saham Newmont," tandas Ruby.
Selain itu, Rubi mengatakan, Newmont akan kembali menawarkan 7% saham divestasinya untuk tahun 2010 kepada Pemerintah Indonesia paling lambat 31 Maret 2010.
"Saat ini kami sedang dalam tahap valuasi harga, jadi harga masih kami hitung, paling lambat 31 Maret 2010 akan dilaporkan," ujarnya.
BUMI dan Pemda NTB melalui PT Daerah Maju Bersaing (DMB) sebelumnya membentuk perusahaan patungan PT Multi Daerah Bersaing untuk akuisisi saham Newmont. DMB merupakan perusahaan yang dimiliki tiga pemerintah daerah yaitu pemprov NTB, pemerintah kabupaten Sumbawa Barat dan Sumbawa.
Saat ini konsorsium tersebut telah resmi memiliki 17 persen saham di Newmont setelah pemerintah memilih menyerahkan saham jatah divestasinya ke perusahaan milik Bakrie tersebut ketimbang kepada PT Aneka Tambang Tbk.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
