detikfinance

Garuda Restrukturisasi Utang US$ 527,8 Juta

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Rabu, 17/03/2010 12:33 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - PT Garuda Indonesia Airlines (Persero) berencana melakukan restrukturisasi atas seluruh utangnya yang sebesar US$ 527,8 juta di tahun 2010. Garuda akan melakukan pembicaraan dengan para krediturnya.

Menurut Direktur Keuangan Garuda Eddy Porwanto, akan ada beberapa cara yang akan ditempuh perseroan dalam melakukan restrukturisasi, diantaranya memperpanjang batas waktu, konversi utang menjadi ekuitas dan pembelian kembali melalui mekanisme tender.

"Utangnya sudah menurun dari tahun 2006 sebanyak US$ 868 juta menjadi US$ 527 juta pada Januari 2010," katanya dalam paparan kinerja Garuda di Hotel Nikko, Jalan M Thamrin, Jakarta, Rabu (17/3/2009).

Eddy mengatakan, rincian utang tersebut adalah sebagai berikut European Credit Agency (ECA) sebanyak US$ 241,2 juta, commercial lender US$ 95 juta, Floating Rates Notes (FRN) sebanyak US$ 75 juta dan Rp 108 miliar, serta utang lain-lain US$ 105 juta.

Eddy menambahkan, tahun ini Garuda menargetkan porsi utangnya bisa menurun hingga sekitar US$ 400 juta di penghujung tahun 2010. Menurutnya, hampir seluruh utang tersebut sudah mendapat persetujuan restrukturisasi dari krediturnya.

"Kecuali ECA masih dalam proses negosiasi dokumentasi. Kita harapkan selesai dalam waktu singkat," ujarnya.

Menurut Eddy, salah satu komitmen perseroan kepada ECA adalah melakukan pembayaran sebanyak US$ 45 juta. "Itu minimum, masih kita negosiasikan," ucapnya.

 

 



(ang/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?