detikfinance

Sari Roti Segera Jualan Saham di BEI

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 17/03/2010 12:59 WIB
Jakarta - Pemegang merek dagang Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo berencana mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di pasar modal pada Juni 2010. Perseroan akan melepaskan 15% sahamnya kepada publik.

Demikian Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito saat ditemui di kantornya Gedung BEI SCBD Jakarta Rabu (17/3/2010).

"Baru saja kami terima delegasi dari Nippon. Mereka mau IPO. Time table-nya listing direncanakan Juni (2010)," ungkap Eddy.

Menurutnya, Nippon Indosari Corpindo dalam pertemuan awal berkomitmen untuk melepas 15% saham kepada publik, saat mereka listing tiga bulan mendantang. Namun sayang Eddy enggan menjelaskan lebih lanjut, berapa target dana IPO perseroan nantinya.

"Porsinya sekitar 15%-an. Nilainya nanti dulu, belum di-disclose. Pricing-nya belum," ungkapnya.

Namun otoritas bursa menyambut baik rencana perseroan untuk mencatatkan saham perdananya. "Tentu dari sisi brand, semua orang sudah kenal," papar Eddy.

PT Nippon Indosari Corpindo merupakan perusahaan bermodal asing, yang memproduksi roti dan terbesar di Indonesia. Perseroan mempunyai dua pabrik terletak di Kawasan Industri Jababeka Cikarang dan satu pabrik lagi di Kawasan Industri Pasuruan, Jawa Timur.

Pada bulan September 1996, Nippon meluncurkan produk roti yang pertama dengan brand 'Sari Roti' kemudian pada awal tahun 2001, meluncurkan brand ke dua yaitu 'Boti'.

PT Nippon Indosari Corpindo merupakan perusahaan roti pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi modern dari Jepang yang dimana dalam proses pembuatan roti kami memiliki strandarisasi yang sesuai dengan untuk mencapai kriteria halal, healthy (sehat), hygiene (bersih).

PT Nippon Indosari Corpindo mendistribusikan produk rotinya melalui 56% jaringan distribusi modern yaitu Hypermarket, Supermarket dan Minimarket, sementara jaringan tradisional 44% yaitu P&D dan Agent. Saat ini produk roti 'Sariroti' dan 'Boti' dapat dinikmati di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan sebagian wilayah Lampung dan Bali.

 

 


(wep/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.