Pasca AC-FTA, Belum Ada Banjir Produk China
Rabu, 17/03/2010 18:57 WIB
Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM mengakui belum ada dampak yang signifikan banjirnya produk China semenjak diperlakukannya ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) pada 1 Januari 2010. Berdasarkan hasil penelusuran tim Kementerian selama kuartal I-2010, dampak pembebasan tarif bea masuk China belum siginifikan.
Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya UKMK Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta saat ditemui di Kampus Unika Atmajaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
"Evaluasi terakhir, UKM belun signifikan dampaknya," ujar Wayan.
Ia menambahkan, justru yang terjadi pelaku usaha berskala kecil ini merasa terbantu dengan pembebasan tarif bea masuk. Pasalnya banyak bahan baku dari pelaku industri yang bersangkutan, didatangkan dari negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia ini.
"Produk kita justru lebih kompetitif, dari mereka banyak bahan baku dan UKM merasakan itu. Daya saing lebih baik, ini dampak yang positif," tegasnya.
Namun di samping itu, Kementerian Kperasi dan UKM juga tengah melakukan survei terhadap lima pelabuhan besar di Indonesia. Tujuannya untuk terus melakukan pemantauan aktivitas perdagangan, khususnya terhadap barang-barang asal China.
"Tim saya sedang lakukan monitoring ke lima pelabuhan, Belawan, Sumatera Utara, Jakarta (Tanjung Priok) tentu, Ujung Pandang, Jawa Tengah dan Jawa Timur," katanya.
Besar harapan Wayan, agar hasil penelusuran sudah dapat diketahui pada akhir bulan Maret ini. "Kita lihat data perkembangannya," paparnya.
(wep/dnl)
Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya UKMK Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta saat ditemui di Kampus Unika Atmajaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
"Evaluasi terakhir, UKM belun signifikan dampaknya," ujar Wayan.
Ia menambahkan, justru yang terjadi pelaku usaha berskala kecil ini merasa terbantu dengan pembebasan tarif bea masuk. Pasalnya banyak bahan baku dari pelaku industri yang bersangkutan, didatangkan dari negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia ini.
"Produk kita justru lebih kompetitif, dari mereka banyak bahan baku dan UKM merasakan itu. Daya saing lebih baik, ini dampak yang positif," tegasnya.
Namun di samping itu, Kementerian Kperasi dan UKM juga tengah melakukan survei terhadap lima pelabuhan besar di Indonesia. Tujuannya untuk terus melakukan pemantauan aktivitas perdagangan, khususnya terhadap barang-barang asal China.
"Tim saya sedang lakukan monitoring ke lima pelabuhan, Belawan, Sumatera Utara, Jakarta (Tanjung Priok) tentu, Ujung Pandang, Jawa Tengah dan Jawa Timur," katanya.
Besar harapan Wayan, agar hasil penelusuran sudah dapat diketahui pada akhir bulan Maret ini. "Kita lihat data perkembangannya," paparnya.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
