Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Blok Natuna
Kamis, 18/03/2010 13:09 WIB
Jakarta - Pemerintah telah membentuk tim percepatan penyelesaian Natuna D Alpha pada bulan Maret. Tim ini akan bekerja dalam enam bulan ke depan.
Demikian disampaikan Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh usai membuka Acara Peresmian Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2009 dan Penandatanganan MoU Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
"Tim ini diketuai oleh Dirjen Migas dibantu pihak-pihak terkait, yang di dalamnya terdapat orang-orang yang berpengalaman," ujar Darwin.
Menurut Darwin, tim ini bertugas untuk menyelesaikan kajian mengenai komersial, teknikal, dan legal dari proyek tersebut agar keberadaan proyek ini bisa menguntungkan. "Ini agar sesuai dengan UU dan bisa untungkan bangsa dan negara," ungkapnya.
Darwin menjelaskan, tim ini telah bekerja mulai bulan Maret hingga enam bulan ke depan. "Jadi sudah harus ada keputusan dan rekomendasi dari mereka, termasuk soal term and condition," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menambahkan, pihaknya juga telah membentuk tim internal untuk membicarakan fiscal term dengan pemerintah.
"Kalau fiscal term-nya belum disetujui kita juga belum bisa tunjuk partner. Jadi partner tergantung fiscal term juga," kata dia.
Seperti diketahui, pemerintah menunjuk untuk Pertamina sebagai operator Blok Natuna D Alpha.
Pertamina belum menentukan partner untuk pengembangan blok tersebut karena masih menunggu term and condition dari pemerintah. Delapan calon partner tersebut yaitu Exxon Mobil Corp, Total SA, Chevron Corp, Royal Dutch Shell, China National Petroleum Corp, Petronas, Eni Spa, serta StatOil.
Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas yang sangat besar yaitu 46 triliun kaki kubik, tapi 70 persen cadangan gas itu mengandung CO2. Kandungan CO2 yang tinggi itu membuat pengolahannya memerlukan teknologi yang ekstra.
(epi/dnl)
Demikian disampaikan Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh usai membuka Acara Peresmian Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2009 dan Penandatanganan MoU Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga 2010, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
"Tim ini diketuai oleh Dirjen Migas dibantu pihak-pihak terkait, yang di dalamnya terdapat orang-orang yang berpengalaman," ujar Darwin.
Menurut Darwin, tim ini bertugas untuk menyelesaikan kajian mengenai komersial, teknikal, dan legal dari proyek tersebut agar keberadaan proyek ini bisa menguntungkan. "Ini agar sesuai dengan UU dan bisa untungkan bangsa dan negara," ungkapnya.
Darwin menjelaskan, tim ini telah bekerja mulai bulan Maret hingga enam bulan ke depan. "Jadi sudah harus ada keputusan dan rekomendasi dari mereka, termasuk soal term and condition," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menambahkan, pihaknya juga telah membentuk tim internal untuk membicarakan fiscal term dengan pemerintah.
"Kalau fiscal term-nya belum disetujui kita juga belum bisa tunjuk partner. Jadi partner tergantung fiscal term juga," kata dia.
Seperti diketahui, pemerintah menunjuk untuk Pertamina sebagai operator Blok Natuna D Alpha.
Pertamina belum menentukan partner untuk pengembangan blok tersebut karena masih menunggu term and condition dari pemerintah. Delapan calon partner tersebut yaitu Exxon Mobil Corp, Total SA, Chevron Corp, Royal Dutch Shell, China National Petroleum Corp, Petronas, Eni Spa, serta StatOil.
Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas yang sangat besar yaitu 46 triliun kaki kubik, tapi 70 persen cadangan gas itu mengandung CO2. Kandungan CO2 yang tinggi itu membuat pengolahannya memerlukan teknologi yang ekstra.
(epi/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
