Menkeu Setujui Rights Issue BNI
Kamis, 18/03/2010 13:21 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Rencana penerbitan saham baru alias rights issue PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tahun ini semakin terbuka lebar. Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menyetujui rencana tersebut dan segera disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk meminta persetujuan.
"Kami sudah komunikasikan dan pada prinsipnya Menkeu sependapat, tinggal ajukan surat ke DPR," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar di acara diskusi Pembentukan Holding BUMN Perkebunan di Executive Club Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
Aksi korporasi bank plat merah itu sempat mengalami berbagai hambatan, diantaranya pengajuan dari komite privatisasi yang sudah terlambat, belum adanya izin dari Menteri Keuangan dan DPR.
Meski demikian, Kementerian BUMN sudah mengupayakan pengajuan privatisasi oleh komite privatisasi bisa dilakukan meski sudah terlambat dan izin dari Menteri Keuangan bisa keluar tahun ini juga.
"Kelihatannya secara prinsip menkeu sudah sependapat. Kami sudah masukkan itu sekarang tinggal tunggu tanggapan. Tidak akan dibahas lagi karena sudah sepakat secara prinsip tinggal usul ke DPR," ujarnya.
Meski demikian, Mustafa mengaku hingga saat ini pihaknya belum menentukan tanggal pembahasan bersama DPR. Namun ia memastikan, sesuai permintaan dari DPR, pembahasan izin privatisasi akan dilakukan tidak lama setelah reses rampung.
BNI berniat menggelar rights issue sebanyak 16 persen dengan target raupan dana sekitar Rp 3 triliun. Jika ditambah dengan menerbitkan greenshoe sebanyak 3 persen maka jumlah saham publik yang beredar di bursa melebihi 40 persen.
Selain mendapatkan dana segar dari rights issue, bank plat merah itu akan mendapat insentif pajak dengan jumlah saham publik sebanyak 40 persen.
(ang/dro)
"Kami sudah komunikasikan dan pada prinsipnya Menkeu sependapat, tinggal ajukan surat ke DPR," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar di acara diskusi Pembentukan Holding BUMN Perkebunan di Executive Club Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
Aksi korporasi bank plat merah itu sempat mengalami berbagai hambatan, diantaranya pengajuan dari komite privatisasi yang sudah terlambat, belum adanya izin dari Menteri Keuangan dan DPR.
Meski demikian, Kementerian BUMN sudah mengupayakan pengajuan privatisasi oleh komite privatisasi bisa dilakukan meski sudah terlambat dan izin dari Menteri Keuangan bisa keluar tahun ini juga.
"Kelihatannya secara prinsip menkeu sudah sependapat. Kami sudah masukkan itu sekarang tinggal tunggu tanggapan. Tidak akan dibahas lagi karena sudah sepakat secara prinsip tinggal usul ke DPR," ujarnya.
Meski demikian, Mustafa mengaku hingga saat ini pihaknya belum menentukan tanggal pembahasan bersama DPR. Namun ia memastikan, sesuai permintaan dari DPR, pembahasan izin privatisasi akan dilakukan tidak lama setelah reses rampung.
BNI berniat menggelar rights issue sebanyak 16 persen dengan target raupan dana sekitar Rp 3 triliun. Jika ditambah dengan menerbitkan greenshoe sebanyak 3 persen maka jumlah saham publik yang beredar di bursa melebihi 40 persen.
Selain mendapatkan dana segar dari rights issue, bank plat merah itu akan mendapat insentif pajak dengan jumlah saham publik sebanyak 40 persen.
(ang/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
