Mobile-8 Diminta Paparkan Penundaan Pembayaran Bunga Obligasi
Kamis, 18/03/2010 14:16 WIB
(foto: dok Mobile 8)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menunggu penjelasan PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) terkait penundaan pembayaran bunga ke-12 serta bunga dan denda ke-9 tahan dua obligasi I perseroan. BEI telah mengirimkan surat secara tertulis kepada perseroan beberapa waktu lalu, namun belum ada tanggapan.
"Kita sudah kirim surat, untuk mengetahui apa yang terjadi penundaan cicilan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito saat ditemui dalam Economic and Political Outlook 2010 Citi Indonesia di Hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Kami (18/3/2010).
Sebelumnya, saham FREN dikenakan sanksi penghentian perdagangan sementara perdagangan saham (suspensi). Suspensi ini, dilakukan sejak sesi I perdagangan Senin (15/3/2010).
"Silahkan, apapun yang disampaikan. Informasi harus memadai dan jelas," tambah Eddy.
Setelah penjelasan diberikan oleh perseroan, otoritas bursa tidak serta melakukan pencabutan suspensi. Yang harus dipastikan, terang Eddy, adalah kepastian secara fundamental dari aksi FREN ke depan.
"Itu (surat jawaban) hanya salah satu faktor. Tapi penting adalah kepastian ke depan, kondisi perseroan seperti apa," ungkapnya.
Penghentian perdagangan sendiri dilakukan di seluruh pasar reguler dan pasar tunai. Ini terkait penundaan pembayaran bunga ke-12 serta bunga dan denda ke-9 tahan dua bligasi I yang dilakukan perseroan.
"Merujuk pada surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia disebutkan, Mobile-8 belum dapat menyerahkan dana pembayaran bunga dan denda kepada KSEI selaku agen pembayaran," ata Pjs. Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle dalam keterbukaan informasi BEI.
Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Mobile-8 Telecom Tbk.
Sementera, terkait tanggapan dari FREN atas rencana penundaan pembayaran bunga, sampai saat ini detikFinance belum mendapat mengkonfirmasi lebih lanjut dari perseroan.
(wep/dro)
"Kita sudah kirim surat, untuk mengetahui apa yang terjadi penundaan cicilan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito saat ditemui dalam Economic and Political Outlook 2010 Citi Indonesia di Hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Kami (18/3/2010).
Sebelumnya, saham FREN dikenakan sanksi penghentian perdagangan sementara perdagangan saham (suspensi). Suspensi ini, dilakukan sejak sesi I perdagangan Senin (15/3/2010).
"Silahkan, apapun yang disampaikan. Informasi harus memadai dan jelas," tambah Eddy.
Setelah penjelasan diberikan oleh perseroan, otoritas bursa tidak serta melakukan pencabutan suspensi. Yang harus dipastikan, terang Eddy, adalah kepastian secara fundamental dari aksi FREN ke depan.
"Itu (surat jawaban) hanya salah satu faktor. Tapi penting adalah kepastian ke depan, kondisi perseroan seperti apa," ungkapnya.
Penghentian perdagangan sendiri dilakukan di seluruh pasar reguler dan pasar tunai. Ini terkait penundaan pembayaran bunga ke-12 serta bunga dan denda ke-9 tahan dua bligasi I yang dilakukan perseroan.
"Merujuk pada surat PT Kustodian Sentral Efek Indonesia disebutkan, Mobile-8 belum dapat menyerahkan dana pembayaran bunga dan denda kepada KSEI selaku agen pembayaran," ata Pjs. Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre PJ Toelle dalam keterbukaan informasi BEI.
Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Mobile-8 Telecom Tbk.
Sementera, terkait tanggapan dari FREN atas rencana penundaan pembayaran bunga, sampai saat ini detikFinance belum mendapat mengkonfirmasi lebih lanjut dari perseroan.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
