detikfinance

Bayan Incar 1 Tambang Batubara di Kalimantan

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Kamis, 18/03/2010 16:32 WIB
(ilustrasi foto: Reuters)
Jakarta - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sedang mengincar akuisisi satu tambang batubara di wilayah Kalimantan tahun ini. Untuk memenuhi pendanaannya, perseroan akan menjaminkan aset yang telah mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Demikian disampaikan Direktur BYAN Chin Wai Fong saat ditemui usai RUPS di WTC Tower Jalan Sudirman Jakarta,

"Sudah disetujui dalam rangka penjaminan aset. Yang setuju 99,9%," ujar Wai Fong.

Ia menjelaskan, penjaminan aset ini sebagai antisipasi dari opsi aksi akuisisi tambang di Kalimantan. Meskipun tidak menutup kemungkinan ada aksi lain, seperti refinancing utang yang hingga saat ini mencapai US$ 200 juta.

"Ini untuk ekspansi dalam bentuk akuisisi tambang di Kalimantan. Namun ini hanya salah satu opsi, diantara opsi lain. Kita masih harus RUPS lagi," katanya.

Menurut Corporate Secretary BYAN Jenny Quantero, perseroan hanya akan mengambil alih tambang yang highrank. Mengingat, aksi ini demi meningkatkan jumlah kapasitas produksi perseroan.

"Cari dana bisa dapat bentuk pinjaman atau pasar modal. Kita kan punya blanket. Kebutuhan kita 50% dari nilai aset. Ini untuk antisipasi saja," papar Jenny.

Pada tahun ini produksi Bayan mencapai 10 juta ton, atau naik 0,5 juta ton dari capaian tahun 2009 yang mencapai 9,5 juta ton. Diharapkan, jumlah ini akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Lanjutnya, "ada opsi untuk refinancing kita yang saat ini berjumlah US$ 200 juta, dari awal hutang kita US$ 300 juta. Jatuh temponya sendiri baru 3 tahun lagi, dengan pembayaran pokok bunga tiap enam bulan sekali," ucap Jenny.

 

 



(wep/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.