detikfinance

Pemerintah Isyaratkan Perpanjang Jabatan Emirsyah Satar di Garuda

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Kamis, 18/03/2010 16:34 WIB
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berniat mempertahankan posisi Emirsyah Satar sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero). Emirsyah dipertahankan karena perseroan sedang mempersiapkan rencana penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO).

"Garuda sedang dalam fokus kita untuk persiapan go public. Kalau nanti untuk Direksi Garuda, ada mekanisme perpanjangan sementara ditempuh," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di acara diskusi Pembentukan Holding BUMN Perkebunan di Executive Club Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).

Ia mengatakan, mekanisme perpanjangan tersebut dilakukan terhadap beberapa perusahaan yang sedang dalam kondisi khusus, atau memang belum sempat dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk direksi yang baru.

"Kita usahakan itu sesedikit mungkin kasus perpanjangan sementara. Levelnya di Kepmen (Keputusan Menteri)," imbuhnya.

Emirsyah diangkat menjadi Direktur Utama BUMN aviasi itu pada tanggal 17 maret 2005, sesuai masa jabatan 5 tahun maka masa jabatan Emirsyah berakhir pada Maret 2010 ini.



(ang/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.