Petani Sawit Geram Pemutusan Kontrak CPO Terulang
Kamis, 18/03/2010 17:15 WIB
Jakarta - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menyatakan kegeramannya terkait terulangnya kasus pemutusan kontrak yang menimpa produsen kelapa sawit Indonesia dalam hal ini pihak Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART). Pihak Apkasindo menuding langkah Greenpeace terlalu gegabah melakukan aksi-aksi kampanye yang berdampak pada perkembangan nasib kelapa sawit Indonesia.
"Kita menentang cara-cara seperti itu, Green Peace tidak valid, perlu penelitian yang mendalam," ucap Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsjad saat dihubungi detikFinance, Kamis (18/3/2010).
Menurutnya langkah Greenpeace selama ini menjadi biang keladi dalam setiap kasus pemutusan kontrak CPO yang dialami oleh Indonesia. Seharusnya kata dia, sebagai bagian dari anggota Roundtable Sustainable on Palm Oil (RSPO), Green Peace bisa melakukan upaya duduk bersama dan mengklarifikasi soal temuannya.
"Setelah ini kita akan duduk bersama, kita mau menanyakan soal langkah-langkah mereka yang tidak etis, merusak sektor kelapa sawit nasional," tegas Asmar.
Asmar menambahkan pihaknya tidak akan segan-segan melakukan aksi tandingan terhadap Greenpeace, seperti yang pernah dilakukan oleh Apkasindo beberapa waktu lalu di Pekanbaru dengan melakukan penyerangan ke kapal Greenpeace.
"Saat ini kita akan ambil dulu apa masalahnya, baru akan kita ambil tindakan," ujarnya.
Sebelumnya juga Asmar menyatakan dampak pemutusan kontrak oleh Unilever kepada Sinar Mas telah berimbas buruk pada harga tanda buah segar (TBS) petani sawit di Tanah Air.
Seperti diketahui pihak Nestle dikabarkan telah memutus kontrak pasokan CPO dengan Sinar Mas. Penghentian kontrak dilakukan menyusul protes dari para aktivis Greenpeace yang menuding Sinar Mas telah melakukan perusakan hutan. Langkah ini menyusul tindakan Unilever yang sebelumnya telah melalukan hal yang sama kepada Sinar Mas.
(hen/dnl)
"Kita menentang cara-cara seperti itu, Green Peace tidak valid, perlu penelitian yang mendalam," ucap Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsjad saat dihubungi detikFinance, Kamis (18/3/2010).
Menurutnya langkah Greenpeace selama ini menjadi biang keladi dalam setiap kasus pemutusan kontrak CPO yang dialami oleh Indonesia. Seharusnya kata dia, sebagai bagian dari anggota Roundtable Sustainable on Palm Oil (RSPO), Green Peace bisa melakukan upaya duduk bersama dan mengklarifikasi soal temuannya.
"Setelah ini kita akan duduk bersama, kita mau menanyakan soal langkah-langkah mereka yang tidak etis, merusak sektor kelapa sawit nasional," tegas Asmar.
Asmar menambahkan pihaknya tidak akan segan-segan melakukan aksi tandingan terhadap Greenpeace, seperti yang pernah dilakukan oleh Apkasindo beberapa waktu lalu di Pekanbaru dengan melakukan penyerangan ke kapal Greenpeace.
"Saat ini kita akan ambil dulu apa masalahnya, baru akan kita ambil tindakan," ujarnya.
Sebelumnya juga Asmar menyatakan dampak pemutusan kontrak oleh Unilever kepada Sinar Mas telah berimbas buruk pada harga tanda buah segar (TBS) petani sawit di Tanah Air.
Seperti diketahui pihak Nestle dikabarkan telah memutus kontrak pasokan CPO dengan Sinar Mas. Penghentian kontrak dilakukan menyusul protes dari para aktivis Greenpeace yang menuding Sinar Mas telah melakukan perusakan hutan. Langkah ini menyusul tindakan Unilever yang sebelumnya telah melalukan hal yang sama kepada Sinar Mas.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
