Nestle Tetap Beli Sebagian CPO dari Indonesia
Kamis, 18/03/2010 18:34 WIB
Jakarta - Pihak PT Nestle Indonesia menegaskan meski telah ada perintah pemutusan kontrak dari Nestle Pusat (Eropa) terhadap produk CPO PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART), namun pihak Nestle Indonesia tetap berkomitmen membeli sebagian kebutuhan CPO dari Indonesia dan sebagian lagi dari luar Indonesia.
"Nestle telah mengganti perusahaan di Indonesia, Sinar Mas selaku pemasok minyak kelapa sawit untuk Nestle Indonesia dengan pemasok lain untuk pembelian selanjutnya," kata Head of Public Relations PT Nestle Indonesia Brata T. Hardjosubroto kepada detikFinance, Kamis (18/3/2010).
Ia mengatakan untuk pembelian selanjutnya, pihak Nestle Indonesia maupun global tidak akan menggunakan CPO hasil produksi SMART. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk menggunakan minyak kelapa sawit bersertifikat lingkungan (Certified Sustainable Palm Oil) pada tahun 2015.
"Kami telah mempercepat langkah penyelidikan terhadap mata rantai pasokan minyak kelapa sawit yang kami terima guna mengidentifikasi setiap pemasok minyak kelapa sawit yang tidak memenuhi standar lingkungan berkesinambungan kami yang tinggi," jelasnya.
Dikatakannya pihaknya terus mendesak para pemasok CPO untuk tidak menggunakan pasokan minyak kelapa sawit yang berdampak pada kerusakan hutan tropis dan yang memberikan jaminan tentang asal-usul pasokan yang jelas.
"Kami merasa sangat ikut prihatin tentang ancaman serius terhadap pelestarian lingkungan hutan tropis dan lahan gambut di Asia Tenggara akibat perluasan perkebunan kelapa sawit," terangnya.
Sementara itu mengenai adanya sanggahan pihak SMART yang mengaku belum menerima pemberitahuan resmi soal pemutusan kontrak tersebut. Barata menegaskan pihak Nestle telah mengirimkan surat secara resmi kepada pihak holding Sinar Mas.
"Kita sudah menyampaikan ke perusahaan yang bersangkutan (Sinar Mas)," kata Barata.
(hen/dnl)
"Nestle telah mengganti perusahaan di Indonesia, Sinar Mas selaku pemasok minyak kelapa sawit untuk Nestle Indonesia dengan pemasok lain untuk pembelian selanjutnya," kata Head of Public Relations PT Nestle Indonesia Brata T. Hardjosubroto kepada detikFinance, Kamis (18/3/2010).
Ia mengatakan untuk pembelian selanjutnya, pihak Nestle Indonesia maupun global tidak akan menggunakan CPO hasil produksi SMART. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk menggunakan minyak kelapa sawit bersertifikat lingkungan (Certified Sustainable Palm Oil) pada tahun 2015.
"Kami telah mempercepat langkah penyelidikan terhadap mata rantai pasokan minyak kelapa sawit yang kami terima guna mengidentifikasi setiap pemasok minyak kelapa sawit yang tidak memenuhi standar lingkungan berkesinambungan kami yang tinggi," jelasnya.
Dikatakannya pihaknya terus mendesak para pemasok CPO untuk tidak menggunakan pasokan minyak kelapa sawit yang berdampak pada kerusakan hutan tropis dan yang memberikan jaminan tentang asal-usul pasokan yang jelas.
"Kami merasa sangat ikut prihatin tentang ancaman serius terhadap pelestarian lingkungan hutan tropis dan lahan gambut di Asia Tenggara akibat perluasan perkebunan kelapa sawit," terangnya.
Sementara itu mengenai adanya sanggahan pihak SMART yang mengaku belum menerima pemberitahuan resmi soal pemutusan kontrak tersebut. Barata menegaskan pihak Nestle telah mengirimkan surat secara resmi kepada pihak holding Sinar Mas.
"Kita sudah menyampaikan ke perusahaan yang bersangkutan (Sinar Mas)," kata Barata.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
