BNI Genjot Pertumbuhan Kredit Konsumer Sebesar 20%
Selasa, 23/03/2010 15:14 WIB
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksikan total kredit konsumer pada akhir 2010 akan mencapai Rp 20 triliun atau tumbuh sekitar 20% dari total kredit konsumer pada tahun 2009 sebesar Rp 14 triliun.
"Kami perkirakan pertumbuhan kredit konsumer tumbuh di atas 10% sampai 20%," ujar Direktur Kredit Konsumer BNI Darwin Suzandi, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/03/2010).
Darwin menjelaskan pertumbuhan kredit konsumer akan ditopang dari kenaikan kredit kepemilikan rumah (KPR), kartu kredit, dan kredit kendaraan bermotor (KKB).
"Dalam dua bulan pertama tahun ini (2010) KPR BNI mencatat pertumbuhan positif. Hingga akhir tahun KPR kami perkirakan bisa mencapai 20% dibanding realisasi tahun 2009," tutur Darwin.
KPR lanjut Darwin merupakan portofolio yang terbesar atau mencapai 60% dari total kredit konsumer.
Darwin mengatakan untuk KKB sendiri, pertumbuhannya diproyeksikan naik 10%-20%. "Untuk KKB berkontribusi mencapai 10% dari portofolio kredit konsumen," tambahnya.
Secara keseluruhan, sambung Darwin pertumbuhan kredit konsumsi pada kuartal I dalam dua tahun terakhir cenderung mendatar. "Namun kredit konsumsi BNI relatif meningkat dibanding tahun lalu," ungkapnya.
Mengenai suku bunga, Dawin mengatakan BNI dalam dua bulan pertama tahun ini sudah memangkas sekitar 1,5%. "Suku bunga KPR BNI saat ini berkisar 9,5-12,5%, untuk nasabah baru suku bunga fix selama satu tahun," tandasnya.
(dru/dnl)
"Kami perkirakan pertumbuhan kredit konsumer tumbuh di atas 10% sampai 20%," ujar Direktur Kredit Konsumer BNI Darwin Suzandi, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/03/2010).
Darwin menjelaskan pertumbuhan kredit konsumer akan ditopang dari kenaikan kredit kepemilikan rumah (KPR), kartu kredit, dan kredit kendaraan bermotor (KKB).
"Dalam dua bulan pertama tahun ini (2010) KPR BNI mencatat pertumbuhan positif. Hingga akhir tahun KPR kami perkirakan bisa mencapai 20% dibanding realisasi tahun 2009," tutur Darwin.
KPR lanjut Darwin merupakan portofolio yang terbesar atau mencapai 60% dari total kredit konsumer.
Darwin mengatakan untuk KKB sendiri, pertumbuhannya diproyeksikan naik 10%-20%. "Untuk KKB berkontribusi mencapai 10% dari portofolio kredit konsumen," tambahnya.
Secara keseluruhan, sambung Darwin pertumbuhan kredit konsumsi pada kuartal I dalam dua tahun terakhir cenderung mendatar. "Namun kredit konsumsi BNI relatif meningkat dibanding tahun lalu," ungkapnya.
Mengenai suku bunga, Dawin mengatakan BNI dalam dua bulan pertama tahun ini sudah memangkas sekitar 1,5%. "Suku bunga KPR BNI saat ini berkisar 9,5-12,5%, untuk nasabah baru suku bunga fix selama satu tahun," tandasnya.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 21:58 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 21:15 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
