Bapepam Tolak Pembatasan Dana Asing
Jumat, 26/03/2010 14:33 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menyatakan penolakannya terhadap wacana dikeluarkannya kebijakan pembatasan dana asing di Indonesia, khususnya pasar modal.
"Pembatasan dana asing itu tidak perlu, yang penting kan bagaimana mengelolanya dengan baik supaya dana asing lebih lama berada di Indonesia," ujar Kepala Bapepam-LK, Fuad Rahmany di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (26/3/2010).
Pernyataan ini merupakan tanggapan Bapepam-LK terhadap wacana yang berkembang tentang kemungkinan dikeluarkannya kebijakan membatasi investasi asing di Indonesia. Wacana ini sebetulnya bermula dari kenyataan bahwa arus modal asing cenderung keluar masuk dengan tempo singkat.
Volatilitas arus modal asing ini disinyalir membuat perekonomian Indonesia menjadi tidak pasti. Dugaan ini bukan tanpa alasan. Cepatnya arus modal asing keluar dan masuk membuat nilai tukar rupiah menjadi sangat fluktuatif yang ujung-ujungnya membuat proyeksi ekonomi sulit dilakukan.
Terlebih terkait dengan anggaran pembelian minyak mentah. Belum lagi dampaknya ke pasar modal, derasnya arus keluar masuk asing membuat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat bervolatilitas tinggi.
"Kalau saya bilang, yang penting itu bagaimana kita memberikan daya tarik, supaya dana asing tidak hanya parkir sebentar, tapi investasi lebih lama ke sektor riil juga. Intinya bagaimana kita mengelola dana asing supaya memberikan keuntungan bagi bangsa kita juga. Itu interpretasi saya," jelas Fuad.
(dro/dnl)
"Pembatasan dana asing itu tidak perlu, yang penting kan bagaimana mengelolanya dengan baik supaya dana asing lebih lama berada di Indonesia," ujar Kepala Bapepam-LK, Fuad Rahmany di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (26/3/2010).
Pernyataan ini merupakan tanggapan Bapepam-LK terhadap wacana yang berkembang tentang kemungkinan dikeluarkannya kebijakan membatasi investasi asing di Indonesia. Wacana ini sebetulnya bermula dari kenyataan bahwa arus modal asing cenderung keluar masuk dengan tempo singkat.
Volatilitas arus modal asing ini disinyalir membuat perekonomian Indonesia menjadi tidak pasti. Dugaan ini bukan tanpa alasan. Cepatnya arus modal asing keluar dan masuk membuat nilai tukar rupiah menjadi sangat fluktuatif yang ujung-ujungnya membuat proyeksi ekonomi sulit dilakukan.
Terlebih terkait dengan anggaran pembelian minyak mentah. Belum lagi dampaknya ke pasar modal, derasnya arus keluar masuk asing membuat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat bervolatilitas tinggi.
"Kalau saya bilang, yang penting itu bagaimana kita memberikan daya tarik, supaya dana asing tidak hanya parkir sebentar, tapi investasi lebih lama ke sektor riil juga. Intinya bagaimana kita mengelola dana asing supaya memberikan keuntungan bagi bangsa kita juga. Itu interpretasi saya," jelas Fuad.
(dro/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 21:58 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 19:32 WIB
Penyatuan Zona Waktu Pernah Terjadi di Zaman Jepang
-
Jumat, 25/05/2012 21:15 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
