Duet EMTEK-SCTV Tumbuhkan Laba Tinggi
Senin, 29/03/2010 11:17 WIB
(foto: dok EMTEK)
Jakarta - Dua perusahaan terafiliasi, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih signifikan di tahun 2009. Meskipun pendapatan turun, namun efisiensi beban berhasil mengangkat pos laba.
Demikian berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Senin (29/3/2010).
Hingga akhir 2009, SCMA mencetak pendapatan sebesar Rp 1,614 triliun, turun 6,32% dari tahun 2008 sebesar Rp 1,723 triliun. Namun beban usaha berhasil ditekan 10,12% menjadi Rp 1,136 triliun dari sebelumnya Rp 1,264 triliun.
Efisiensi ini berhasil membuat laba usaha SCMA meningkat 3,9% menjadi Rp 477,485 miliar dari sebelumnya Rp 459,209 miliar. Setelah dikurangi pajak-pajak, SCMA mencetak laba bersih sebesar Rp 285,453 miliar, naik 37,26% dari sebelumnya Rp 207,960 miliar.
Sedangkan EMTK, induk usahanya, hingga akhir 2009 perseroan mencetak pendapatan sebesar Rp 2,828 triliun, turun 9,44% dari sebelumnya Rp 3,123 triliun. Beban pokok pendapatan berhasil ditekan 13,24% menjadi Rp 1,795 triliun dari sebelumnya Rp 2,069 triliun.
Laba kotor pun tercatat sebesar Rp 1,033 triliun, turun tipis 1,89% dari sebelumnya Rp 1,053 triliun. Laba usaha pun hanya turun tipis 1,33% menjadi Rp 492,364 miliar dari sebelumnya Rp 499,010 miliar.
Untungnya perseroan berhasil meminimalisir pos beban lain-lain, sehingga EMTK mencetak laba bersih sebesar Rp 161,760 miliar, naik 55,94% dari sebelumnya Rp 103,727 miliar.
Kinerja positif dua perusahaan ini membuat harga saham perseroan menjadi semakin murah. Nilai laba per saham SCMA saat ini sebesar Rp 149,81, naik dari sebelumnya Rp 109,89. Dengan harga saham saat ini sebesar Rp 900 per saham, berarti rasio harga saham terhadap laba per saham (PER) menurun menjadi 6 kali dari sebelumnya 8,19 kali.
Sementara nilai laba per saham EMTK saat ini sebesar Rp 51,49, naik dari sebelumnya Rp 39,88. Dengan harga saham EMTK saat ini sebesar Rp 510 per saham, PER menurun menjadi 9,9 kali dari sebelumnya 12,78 kali.
(dro/qom)
Demikian berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Senin (29/3/2010).
Hingga akhir 2009, SCMA mencetak pendapatan sebesar Rp 1,614 triliun, turun 6,32% dari tahun 2008 sebesar Rp 1,723 triliun. Namun beban usaha berhasil ditekan 10,12% menjadi Rp 1,136 triliun dari sebelumnya Rp 1,264 triliun.
Efisiensi ini berhasil membuat laba usaha SCMA meningkat 3,9% menjadi Rp 477,485 miliar dari sebelumnya Rp 459,209 miliar. Setelah dikurangi pajak-pajak, SCMA mencetak laba bersih sebesar Rp 285,453 miliar, naik 37,26% dari sebelumnya Rp 207,960 miliar.
Sedangkan EMTK, induk usahanya, hingga akhir 2009 perseroan mencetak pendapatan sebesar Rp 2,828 triliun, turun 9,44% dari sebelumnya Rp 3,123 triliun. Beban pokok pendapatan berhasil ditekan 13,24% menjadi Rp 1,795 triliun dari sebelumnya Rp 2,069 triliun.
Laba kotor pun tercatat sebesar Rp 1,033 triliun, turun tipis 1,89% dari sebelumnya Rp 1,053 triliun. Laba usaha pun hanya turun tipis 1,33% menjadi Rp 492,364 miliar dari sebelumnya Rp 499,010 miliar.
Untungnya perseroan berhasil meminimalisir pos beban lain-lain, sehingga EMTK mencetak laba bersih sebesar Rp 161,760 miliar, naik 55,94% dari sebelumnya Rp 103,727 miliar.
Kinerja positif dua perusahaan ini membuat harga saham perseroan menjadi semakin murah. Nilai laba per saham SCMA saat ini sebesar Rp 149,81, naik dari sebelumnya Rp 109,89. Dengan harga saham saat ini sebesar Rp 900 per saham, berarti rasio harga saham terhadap laba per saham (PER) menurun menjadi 6 kali dari sebelumnya 8,19 kali.
Sementara nilai laba per saham EMTK saat ini sebesar Rp 51,49, naik dari sebelumnya Rp 39,88. Dengan harga saham EMTK saat ini sebesar Rp 510 per saham, PER menurun menjadi 9,9 kali dari sebelumnya 12,78 kali.
(dro/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
