detikfinance

PLN Gelar Tender Gas Untuk Muara Tawar

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Senin, 05/04/2010 13:00 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) akan membuka lelang pengadaan gas minimal sebesar 200 BBTUD untuk mengatasi defisit gas yang dialami PLTGU Muara Tawar. Tender ini terbuka bagi produsen gas dalam dan luar negeri.

"Tendernya secara resmi akan diumumkan seminggu atau dua minggu ke depan," ungkap Direktur Energi Primer PLN Nur Pamudji di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (5/4/2010).

Menurut Nur Pamudji, tender ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan pasokan gas yang dialami perseroan sejak awal Maret tersebut dan telah menyebabkan ketidakpastian pasokan gas ke PLTGU tersebut di masa yang akan datang.

Seperti diketahui, selama ini PLTGU yang terletak di Bekasi, Jawa Barat tersebut mendapatkan pasokan gas dari PGN. Keduanya telah terbagi dalam kontrak. Kontrak pertama yaitu sebanyak 200 BBTUD, sementara kontrak kedua sebanyak 100 BBTUD yang sifatnya interactable (pasokan gas sebesar 100 BBTUD tersebut baru diberikan jika PGN memiliki kelebihan pasokan).

Namun sejak awal Maret, dari kedua kontrak yang ada, pasokan gas dari PGN hanya menjadi 100 BBTUD. Hal ini menyebabkan PLN harus menombok sebesar Rp 2,4 triliun karena harus menggunakan BBM untuk mengoperasikan PLTGU-nya.

Nur Pamudji menjelaskan, tender yang dibuka perseroan ini terbuka untuk produsen baik dari dalam dan negeri. Jika pemenang akan memasok gas dalam bentuk gas alam cair (Liquid Natural Gas/LNG) maka pemenang tender harus menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan termasuk LNG receiving terminal.

"PLN tidak tambah investasi, kita terima gas saja. Regasifikasi dan sarana pengangkutan terserah pemenang tender," ungkap dia.
 
Ia menargetkan  pemenang tender sudah dapat diumumkan tahun ini dan produsen gas tersebut akan memasok gas ke PLTGU Muara Tawar selama 10 tahun. Jika pembangunan LNG receiving terminal yang akan menampung gas tersebut selesai dalam waktu 18 bulan, maka gas tersebut akan mulai masuk ke PLTGU Muara Tawar pada pertengahan 2012.

Meskipun akan mendapat pasokan baru, namun ia memastikan kontrak pasokan gas dari PGN ke PLTGU Muara Tawar tetap berjalan.

"Jadi tender ini kami buka untuk memastikan pasokan gas ke PLTGU Muara Tawar secara jangka panjang," kata dia.

Selain membuka tender pengadaan gas, PLN juga akan membuka tender pengadaan BBM minimal 1 juta Kiloliter untuk beberapa pembangkit miliknya. Lelang ini juga terbuka bagi produsen BBM dari dalam dan luar negeri.

"Sedikitnya 1 juta KL. Tapi volume dan lokasi pembangkit yang akan mendapat pasokan diumumkan pada saat tender," kata dia.

Ia berharap pasokan BBM tersebut dapat masuk pada semester 2 tahun ini.  Dengan lama kontrak pasokan selama 3 hingga 10 tahun.

"Saya perkirakan lelang 3 bulan. Kira-kira semester 2 bisa masuk karena pemenuhan BBM ini jauh lebih mendesak untuk nutup kekurangan pasokan gas," paparnya.



(epi/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?