detikfinance

Pemerintah Optimistis Ekspor Rokok dan Tembakau Tumbuh 15%

Suhendra - detikfinance
Jumat, 09/04/2010 19:27 WIB
Jakarta - Pemerintah tetap optimistis ekspor produk rokok dan cerutu termasuk daun tembakau bisa tumbuh 15% per tahun. Meski pemerintah mengakui untuk menembus pasar ekspor produk rokok dan tembakau saat ini tidak mudah karena ketatnya aturan soal rokok di berbagai negara.

"15% suatu angka yang optimis, karena rokok semua negara dibatasi," kata Direktur Industri Minuman dan Tembakau Kementerian Perindustrian Warsono saat ditemui di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (9/5/2010).

Warsono menjelaskan target pertumbuhan ekspor tersebut akan sangat tergantung pada aspek ekternal dan internal industri rokok. Mengingat mengekspor rokok saat ini tidaklah mudah. Ia mencontohkan negara-negara seperti AS maupun Eropa secara terang-terangan memperketat ketentuan produk tembakau.

"Di Uni Eropa kaitannya dengan pembatasan tempat orang merokok di AS kita sudah tidak bisa masuk ke sana," katanya.

Sementara itu Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Sudaryanto mengatakan sebagai pelaku industri tembakau dan rokok pihaknya sangat mengapresiasi setiap kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah termasuk soal target ekspor. Namun kata dia, para pelaku sektor rokok dan tembakau meminta kepastian terkait keberlangsungan industri ini.

"Kita apresiasi setiap kebijakan pemerintah, yang penting bahwa anggota kami dan seluruh pemangku kepentingan terjamin. Bahwa kami meminta pemerintah untuk bijaksana dalam membuat regulasi," ujar Sudaryanto di tempat yang sama.

Berdasarkan roadmap Kementerian Perindustrian hingga tahun 2015 ekspor rokok dan cerutu ditargetkan mencapai US$ 1,056 miliar atau naik rata-rata per tahun sebesar 15%. Pada tahun 2008 nilai ekspornya hanya mencapai US$ 357,8 juta.

Sementara untuk ekspor tembakau ditargetkan naik 15% per tahun, pada tahun 2015 ditargetkan nilai ekspor mencapai US$ 401,7 juta, sedangkan pada tahun 2008 sebesar US$ 151,01 juta. Sedangkan pada tahun 2009 total ekspor tembakau dan produk cerutu-rokok tembus mencapai US$ 595,5 juta.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.