PTBA Bagi Dividen Rp 533 Per Saham
Rabu, 21/04/2010 14:53 WIB
Jakarta - PT Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membagikan dividen final sebesar Rp 1,228 triliun atas laba bersih tahun 2009. Besaran dividen per saham adalah Rp 533 per saham. Pembagian dividen dijadwalkan pada 15 Juni 2010.
Demikian hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang terselenggara di Hotel Ritz Calton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (21/4/2010).
Dari seluruh pemegang saham yang hadir, sebanyak 99,98% telah menyetujui pembagian dividen final tersebut. Total dividen tersebut mewakili 45% dari perolehan laba perseroan di tahun 2009 yang mencapai Rp 2,727 triliun.
Perseroan selama tahun 2009 mencatat pendapatan sebesar Rp 8,947 triliun, naik 23,98% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 7,216 triliun, yang didorong oleh peningkatan harga pokok penjualan sebesar 11,34% menjadi Rp 4,104 triliun.
Laba kotor tercatat sebesar Rp 4,843 triliun, naik 37,19% dari tahun 2008 sebesar Rp 3,530 triliun. Beban usaha di tahun 2009 sebesar Rp 1,295 triliun, meningkat 25% dari sebelumnya Rp 1,036 triliun.
Pos pendapatan lain-lain juga meningkat tajam sebesar 282,87% menjadi Rp 217,039 miliar dari sebelumnya Rp 56,687 miliar. Setelah dikurangi pajak-pajak, PTBA mencatat laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 2,727 triliun, naik 59,75% dari sebelumnya Rp 1,707 triliun.
Laba per saham menjadi Rp 1.184 dari sebelumnya Rp 741 per saham.
(wep/dnl)
Demikian hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang terselenggara di Hotel Ritz Calton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (21/4/2010).
Dari seluruh pemegang saham yang hadir, sebanyak 99,98% telah menyetujui pembagian dividen final tersebut. Total dividen tersebut mewakili 45% dari perolehan laba perseroan di tahun 2009 yang mencapai Rp 2,727 triliun.
Perseroan selama tahun 2009 mencatat pendapatan sebesar Rp 8,947 triliun, naik 23,98% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 7,216 triliun, yang didorong oleh peningkatan harga pokok penjualan sebesar 11,34% menjadi Rp 4,104 triliun.
Laba kotor tercatat sebesar Rp 4,843 triliun, naik 37,19% dari tahun 2008 sebesar Rp 3,530 triliun. Beban usaha di tahun 2009 sebesar Rp 1,295 triliun, meningkat 25% dari sebelumnya Rp 1,036 triliun.
Pos pendapatan lain-lain juga meningkat tajam sebesar 282,87% menjadi Rp 217,039 miliar dari sebelumnya Rp 56,687 miliar. Setelah dikurangi pajak-pajak, PTBA mencatat laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 2,727 triliun, naik 59,75% dari sebelumnya Rp 1,707 triliun.
Laba per saham menjadi Rp 1.184 dari sebelumnya Rp 741 per saham.
(wep/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
