Laba OCBC NISP Melonjak 73%
Rabu, 28/04/2010 17:31 WIB
Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk mencatat kenaikan laba bersih sebesar 73% di kuartal I-2010 menjadi Rp 126,3 miliar, dari posisi kuartal I-2009 yang sebesar Rp 73,2 miliar. Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 12%.
Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja mengatakan, peningkatan laba bersih perseroan ini turut meningkatkan ROE dari 8,18% menjadi 12,32%, dan ROA juga meningkat dari 1,17% menjadi 1,87%.
"Kami tetap harus berupaya meningkatkan kinerja kami agar target pertumbuhan tahun ini dapat tercapai," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (28/4/2010).
Jumlah dana simpanan nasabah OCBC NISP juga terus meningkat. Jumlah tabungan tercatat meningkat 52% dan jumlah giro naik 15,1%. Namun jumlah deposito mengalami penurunan 25,3%.
"Penurunan deposito sebagai akibat dari fokus perusahaan untuk terus meningkatkan struktur dana murah (tabungan dan giro), yang tercermin pada peningkatan rasio low cost funding menjadi 58,5% pada akhir Maret 2010 meningkat dari 43,4% pada periode yang sama tahun lalu," jelas Parwati.
Pada kuartal I-2010, penyaluran kredit OCBC NISP juga mengalami peningkatan 10%. Sehingga tingkat Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat dari 71,2% menjadi 76,6%. Meski kredit meningkat, jumlah kredit bermasalah perseroan menurun yang tercermin dari tingkat NPL netto dari 2,21% menjadi 1,7%.
(dnl/qom)
Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja mengatakan, peningkatan laba bersih perseroan ini turut meningkatkan ROE dari 8,18% menjadi 12,32%, dan ROA juga meningkat dari 1,17% menjadi 1,87%.
"Kami tetap harus berupaya meningkatkan kinerja kami agar target pertumbuhan tahun ini dapat tercapai," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (28/4/2010).
Jumlah dana simpanan nasabah OCBC NISP juga terus meningkat. Jumlah tabungan tercatat meningkat 52% dan jumlah giro naik 15,1%. Namun jumlah deposito mengalami penurunan 25,3%.
"Penurunan deposito sebagai akibat dari fokus perusahaan untuk terus meningkatkan struktur dana murah (tabungan dan giro), yang tercermin pada peningkatan rasio low cost funding menjadi 58,5% pada akhir Maret 2010 meningkat dari 43,4% pada periode yang sama tahun lalu," jelas Parwati.
Pada kuartal I-2010, penyaluran kredit OCBC NISP juga mengalami peningkatan 10%. Sehingga tingkat Loan to Deposit Ratio (LDR) meningkat dari 71,2% menjadi 76,6%. Meski kredit meningkat, jumlah kredit bermasalah perseroan menurun yang tercermin dari tingkat NPL netto dari 2,21% menjadi 1,7%.
(dnl/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
