Laporan Shanghai Expo
RI Perketat Masuknya Barang China
Sabtu, 01/05/2010 14:39 WIB
Shanghai - Menyambut perdagangan bebas ASEAN-China atau ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA), pemerintah berjanji akan lebih memperketat laju masuknya barang China ke Indonesia agar produk dalam negeri dapat bertahan.
Pengetatan tersebut berguna agar perdagangan Indonesia-China dapat seimbang dan tidak merugikan salah satu pihak.
"Kita harus optimis dan menguatkan kekuatan kita serta mulai mengurangi kelemahan kita agar terjadi perdagangan yang seimbang. Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk setiap produk pun harus kita lakukan benar," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa seperti dilaporkan wartawan detikFinance Syubhan Akib dalam pembukaan paviliun Indonesia di World Expo, Shanghai, China, Sabtu (1/5/2010).
Selain itu, Hatta juga mengatakan untuk menyambut perdagangan bebas tersebut, seluruh instansi akan berkoordinasi mulai dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Ditjen Bea Cukai.
Lebih lanjut Hatta menjelaskan Asia timur, khususnya China bisa dimanfaatkan Indonesia sebagai pasar di masa depan. Karena kini kawasan tersebut telah mengambilalih 31% perdagangan internasional dan telah menyingkirkan Eropa.
"Untuk itu, kita harus merevitalisasi industri dan menyiapkan segala infrastruktur di dalam negeri," tegasnya.
Saat ini Indonesia baru menerapkan 200 tarif post dari 7.000 pos tarif yang ada. "Dan itu sangat kecil sehingga sampai saat ini belum ada tanda-tanda yang membuat injury di industri kita," pungkasnya.
Senada dengan Hatta, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang juga hadir di tempat yang sama menjelaskan Indonesia memiliki segala keunggulan untuk dapat bersaing di kancah perdagangan bebas ASEAN-China ini.
Sebab Indonesia menurut Mari memiliki segala potensi. Dan ke depannya kita harus lebih dapat meningkatkan kinerja UKM dan meningkatkan kapasitas produksi.
"Apalagi untuk sumber daya alam, misalnya mineral kita minta semua diolah sebelum diekspor, begitu pula CPO yang harus lebih ditingkatkan lagi," paparnya.
Sedangkan untuk urusan rtel, Indonesia sudah punya strategi tersendiri yakni dengan mengekspor garmen yang berkualitas tinggi dan bermerek. "Mereka main di low end, sedangkan kita main di barang-barang yang bermerek," ujarnya.
World Expo yang diselenggarakan mulai hari ini hingga 31 Oktober mendatang menurut Hatta akan dapat menjadi ajang pertemuan bisnis bagi para pengusaha kedua negara dan diharapkan akan dapat tercipta berbagai perjanjian dagang.
"Di sini kami sudah jadwalkan akan membuat banyak bussiness meeting dengan teman-teman dari China dan itu tentu akan menguntungkan," tandasnya.
(syu/dnl)
Pengetatan tersebut berguna agar perdagangan Indonesia-China dapat seimbang dan tidak merugikan salah satu pihak.
"Kita harus optimis dan menguatkan kekuatan kita serta mulai mengurangi kelemahan kita agar terjadi perdagangan yang seimbang. Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk setiap produk pun harus kita lakukan benar," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa seperti dilaporkan wartawan detikFinance Syubhan Akib dalam pembukaan paviliun Indonesia di World Expo, Shanghai, China, Sabtu (1/5/2010).
Selain itu, Hatta juga mengatakan untuk menyambut perdagangan bebas tersebut, seluruh instansi akan berkoordinasi mulai dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Ditjen Bea Cukai.
Lebih lanjut Hatta menjelaskan Asia timur, khususnya China bisa dimanfaatkan Indonesia sebagai pasar di masa depan. Karena kini kawasan tersebut telah mengambilalih 31% perdagangan internasional dan telah menyingkirkan Eropa.
"Untuk itu, kita harus merevitalisasi industri dan menyiapkan segala infrastruktur di dalam negeri," tegasnya.
Saat ini Indonesia baru menerapkan 200 tarif post dari 7.000 pos tarif yang ada. "Dan itu sangat kecil sehingga sampai saat ini belum ada tanda-tanda yang membuat injury di industri kita," pungkasnya.
Senada dengan Hatta, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang juga hadir di tempat yang sama menjelaskan Indonesia memiliki segala keunggulan untuk dapat bersaing di kancah perdagangan bebas ASEAN-China ini.
Sebab Indonesia menurut Mari memiliki segala potensi. Dan ke depannya kita harus lebih dapat meningkatkan kinerja UKM dan meningkatkan kapasitas produksi.
"Apalagi untuk sumber daya alam, misalnya mineral kita minta semua diolah sebelum diekspor, begitu pula CPO yang harus lebih ditingkatkan lagi," paparnya.
Sedangkan untuk urusan rtel, Indonesia sudah punya strategi tersendiri yakni dengan mengekspor garmen yang berkualitas tinggi dan bermerek. "Mereka main di low end, sedangkan kita main di barang-barang yang bermerek," ujarnya.
World Expo yang diselenggarakan mulai hari ini hingga 31 Oktober mendatang menurut Hatta akan dapat menjadi ajang pertemuan bisnis bagi para pengusaha kedua negara dan diharapkan akan dapat tercipta berbagai perjanjian dagang.
"Di sini kami sudah jadwalkan akan membuat banyak bussiness meeting dengan teman-teman dari China dan itu tentu akan menguntungkan," tandasnya.
(syu/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
