detikfinance

Jadi Komisaris Pertamina, Triharyo Mundur dari Rekin

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Jumat, 07/05/2010 08:39 WIB
http://us.images.detik.com/content/2010/05/07/4/Kom-dalam.jpg Jajaran komisaris Pertamina (dok)
Jakarta - Triharyo Indrawan Soesilo secara resmi mundur dari posisinya sebagai Direktur Utama PT Rekayasa Industri (Rekin). Surat permohonan pengunduran diri telah dikirimkannya pada hari Kamis (6/5/2010).
 
"Saya telah mengundurkan diri dari jabatan Dirut PT Rekayasa Industri terhitung tanggal 6 Mei 2010. Surat permohonan pengunduran diri kami telah dikirimkan kepada pemegang saham dan dewan komisaris kemarin," kata Triharyo dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Jumat (7/5/2010).

Menurut Triharyo, pengunduran diri tersebut diajukannya untuk menghindari terjadinya konflik kepentingan karena saat ini pria pria kelahiran 11 Juni 1958 tersebut telah resmi menjadi salah satu anggota dewan komisaris PT Pertamina (persero).

"Dalam Anggaran Dasar PT Rekayasa Industri melarang adanya rangkap jabatan sebagai komisaris BUMN, dan juga untuk mencegah kemungkinan adanya benturan kepentingan," kata pria yang akrab disapa Hengki ini.

Seperti diketahui, terhitung sejak Kamis (6/5/2010), Triharyo telah resmi diangkat sebagai salah satu anggota Dewan Komisaris Pertamina.

Sebelumnya, pemerintah juga telah meminta Triharyo segera mundur dari jabatannya sebagai Dirut Rekin untuk menghindari rangkap jabatan.

"Ini syarat untuk bisa menjadi komisaris harus berhenti dari sana (Rekin). Ia akan berhenti menjadi Dirut Rekin," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar, Kamis (6/5/2010).

Mengenai pengganti Triharyo di Rekin, Mustafa mengaku belum menyiapkan calon. Namun, calon penggantinya nanti bisa diambil dari internal Rekin maupun dari luar.

"Secepatnya (cari pengganti), begitu dia mengundurkan diri, kita angkat Plt langsung kita proses," katanya.



(epi/qom)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut