Pupuk Kaltim Bidik Laba Rp 1 Triliun di 2010
Selasa, 18/05/2010 14:57 WIB
Jakarta - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2010. Pada tahun 2009 lalu PKT berhasil memperoleh laba bersih sebesar Rp 832,2 miliar atau meningkat sebesar Rp 205 miliar dari tahun 2008 yang hanya mencapai Rp 627 miliar.
"Kinerja kita mudah-mudahan lebih baik tahun ini, Rp 1 triliun," kata Presiden Direktur PKT Hidayat Nyakman dalam acara jumpa pers di Jakarta, Selasa (18/5/2010).
Tahun ini juga PKT menargetkan produksi urea sebanyak 3 juta ton, atau akan meningkat dari 2009 yang hanya 2,949 juta ton. Dari jumlah target 3 juta ton itu sebanyak 2,4 juta ton untuk urea subsidi, sedangkan sebanyak 150.000 ton untuk kebutuhan industri dan sisanya perkebunan dan rencana ekspor.
Ia juga menambahkan hingga triwulan I-2010 perseroan telah berhasil membukukan penjualan hingga Rp 1,9 triliun. Hal ini ditopang oleh penjualan pupuk urea sebanyak 711.087 ton, amoniak 48.516 ton, dan penjualan NPK 38.414 ton. Sementara produksi amoniak 460.367 ton, urea 744.204 ton dan NPK 38.414 ton.
"Kinerja triwulan pertama urea dan amoniak semuanya mencapai target (produksi)," katanya.
Ia menjelaskan khusus untuk pupuk urea subsidi, hingga triwulan I-2010 penyerapannya relatif minim atau hanya 72% dari jumlah yang digariskan oleh keputusan Kementerian Pertanian. Hal ini karena adanya pemakaian pupuk oleh para petani relatif bagus dan penggunaan pupuk yang berimbang.
"Kita terdongkrak oleh pupuk non subsidi dan NPK," katanya.
(hen/dnl)
"Kinerja kita mudah-mudahan lebih baik tahun ini, Rp 1 triliun," kata Presiden Direktur PKT Hidayat Nyakman dalam acara jumpa pers di Jakarta, Selasa (18/5/2010).
Tahun ini juga PKT menargetkan produksi urea sebanyak 3 juta ton, atau akan meningkat dari 2009 yang hanya 2,949 juta ton. Dari jumlah target 3 juta ton itu sebanyak 2,4 juta ton untuk urea subsidi, sedangkan sebanyak 150.000 ton untuk kebutuhan industri dan sisanya perkebunan dan rencana ekspor.
Ia juga menambahkan hingga triwulan I-2010 perseroan telah berhasil membukukan penjualan hingga Rp 1,9 triliun. Hal ini ditopang oleh penjualan pupuk urea sebanyak 711.087 ton, amoniak 48.516 ton, dan penjualan NPK 38.414 ton. Sementara produksi amoniak 460.367 ton, urea 744.204 ton dan NPK 38.414 ton.
"Kinerja triwulan pertama urea dan amoniak semuanya mencapai target (produksi)," katanya.
Ia menjelaskan khusus untuk pupuk urea subsidi, hingga triwulan I-2010 penyerapannya relatif minim atau hanya 72% dari jumlah yang digariskan oleh keputusan Kementerian Pertanian. Hal ini karena adanya pemakaian pupuk oleh para petani relatif bagus dan penggunaan pupuk yang berimbang.
"Kita terdongkrak oleh pupuk non subsidi dan NPK," katanya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
