detikfinance

BPK Belum Terima Permintaan DPR Terkait Audit Dirjen Pajak

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 01/06/2010 15:28 WIB
Foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum menerima permintaan resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk melakukan audit investigatif kinerja Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak).

Namun, BPK menyatakan kesiapannya jika DPR telah mengirimkan surat untuk memberikan wewenangnya untuk melakukan audit tersebut.

Demikian hal itu disampaikan oleh Ketua BPK Hadi Poernomo usai menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2009 kepada DPR-RI di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (01/06/2010).

"Sampai saat ini belum ada permintaan dari DPR. Dan kita memang masih menunggu permintaan dari pimpinan," kata Hadi.

Namun, lanjut Hadi, BPK menyatakan kesiapannya untuk melakukan audit kinerja Ditjen Pajak. "Kalau diminta pimpinan tentu siap," singkat Hadi.

Sebelumnya, DPR melalui Komisi XI akan menggunakan kewenangannya untuk meminta BPK melakukan audit investigatif berbasis kinerja terhadap Direktorat Jenderal Pajak.

Hal tersebut dilakukan terkait banyaknya masalah sengketa pajak yang belakangan ramai diberitakan. Masalah kasus tertahannya restitusi perpajakan yang dialami Permata Hijau Sawit (PHS) senilai Rp 530 miliar menjadi salah satu contohnya.

Komisi XI merencanakan permintaan auditinvestigasi oleh BPK terhadap Ditjen Pajak akan difokuskan pada masalah kinerja pemeriksaan, apakah terjadi penyimpangan atau sesuai dengan prosedur.

Investigasinya pun, bisa dilakukan secara umum atau kasus per kasus, seperti yang telah dilakukan dalam kasus Bank Century.



(dru/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?