Krisis Yunani Belum Ganggu Ekspor RI ke Eropa
Selasa, 01/06/2010 16:16 WIB
Jakarta - Walaupun nilai ekspor Indonesia ke negara Uni Eropa turun, krisis Eropa yang berawal dari Yunani dan mulai merambah ke Spanyol belum perlu mengkhawatirkan akan menganggu perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, sepanjang negara-negara yang menjadi basis ekspor seperti Jerman, Inggris, dan Perancis tidak terkena dampak krisis akut.
"Krisis Eropa kita nggak perlu khawatir, kan di Yunani dan mulai ke Spanyol. Selama mitra dagang kita, Jerman, Perancis, Inggris, tidak, kita tidak perlu khawatir. Tapi kalau dari krisis Yunani itu mempengaruhi dan melebar kemana-mana, maka ini akan menjadi lampu kuning," ujar Rusman dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
Rusman menyatakan, nilai ekspor Indonesia dengan Uni Eropa sangat kecil. Bahkan, total ekspor ke 27 negara Uni Eropa sama dengan total ekspor ke Jepang yaitu sekitar US$ 5 miliar atau kontribusinya dalam ekspor non migas hanya 13%.
"Memang kecil, total ekspor kita ke 27 negara Eropa sama dengan total ekspor ke Jepang," terangnya.
Berdasarkan data BPS, ekspor Indonesia pada bulan April ini memang mengalami penurunan sebesar 5,66% atau mencapai US$ 12,05 miliar dibanding Maret 2010.
Dari data tersebut, ekspor ke Jerman turun US$ 38,7 juta, Perancis turun US$ 11,1 juta, dan Inggris turun US$ 4,5 juta. Negara-negara Uni Eropa lainnya mengalami penurunan sebesar US$ 285,5 juta.
(nia/dnl)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, sepanjang negara-negara yang menjadi basis ekspor seperti Jerman, Inggris, dan Perancis tidak terkena dampak krisis akut.
"Krisis Eropa kita nggak perlu khawatir, kan di Yunani dan mulai ke Spanyol. Selama mitra dagang kita, Jerman, Perancis, Inggris, tidak, kita tidak perlu khawatir. Tapi kalau dari krisis Yunani itu mempengaruhi dan melebar kemana-mana, maka ini akan menjadi lampu kuning," ujar Rusman dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
Rusman menyatakan, nilai ekspor Indonesia dengan Uni Eropa sangat kecil. Bahkan, total ekspor ke 27 negara Uni Eropa sama dengan total ekspor ke Jepang yaitu sekitar US$ 5 miliar atau kontribusinya dalam ekspor non migas hanya 13%.
"Memang kecil, total ekspor kita ke 27 negara Eropa sama dengan total ekspor ke Jepang," terangnya.
Berdasarkan data BPS, ekspor Indonesia pada bulan April ini memang mengalami penurunan sebesar 5,66% atau mencapai US$ 12,05 miliar dibanding Maret 2010.
Dari data tersebut, ekspor ke Jerman turun US$ 38,7 juta, Perancis turun US$ 11,1 juta, dan Inggris turun US$ 4,5 juta. Negara-negara Uni Eropa lainnya mengalami penurunan sebesar US$ 285,5 juta.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
