detikfinance

Ditjen Pajak Usut Manipulasi Pajak Wilmar

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 01/06/2010 17:25 WIB
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) saat ini sedang melakukan pemeriksaan bukti permulaan terhadap dugaan manipulasi pajak yang dilakukan oleh PT Wilmar Group.

Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) M Tjiptardjo mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk tahun pajak 2007-2008.

"Iya kami sedang memeriksanya, untuk tahun pajak antara 2007 sampai 2008," ujarnya usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPR-RI, Jakarta, Selasa (01/06/2010)

Namun karena masih dalam tahap pemeriksaan, Tjiptardjo mengaku belum mengetahui besaran nilai kerugian pajak yang ditimbulkan dalam kasus tersebut.

Belum tahu karena ini kan masih pemeriksaan," tegasnya.

Untuk diketahui, kasus yang sedang diperiksa Ditjen Pajak tersebut diduga terkait penjualan CPO PTPN ke Wilmar Group di Kantor Pemasaran Bersama (KPB).

PT Wilmar memang tidak datang ketika ada panggilan rapat dengar pendapat dengan Panja Perpajakan Komisi XI DPR yang akan membahas seputar masalah perpajakan yang sedang dialami oleh perusahaan asal Malaysia tersebut.

Panja pun mengancam akan memanggil secara paksa PT Wilmar apabila kembali tidak hadir dalam panggilan kedua yang akan dilayangkan dalam waktu dekat.

Dalam rapat dengar pendapat sebelumnya pada 19 Mei 2010, Presiden Direktur PT Wilmar Group Hendri Samsi mengungkapkan sejauh ini perusahaannya tidak memiliki masalah perpajakan terutama terkait penyidikan pajak di bidang restitusi PPN.

Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan oleh Ditjen Pajak saat ini merupakan pemeriksaan rutin yang dilakukan setiap tahun.



(dru/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?