detikfinance

TDL Naik, Pengusaha Janji Tak Naikkan Harga Produk

Suhendra - detikfinance
Jumat, 11/06/2010 17:34 WIB
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta semua anggotanya untuk tidak menaikkan harga produknya pada saat kenaikan tarif listrik diberlakukan.

Komitmen ini bisa dilakukan para anggota Apindo jika kenaikan tarif dasar listrik (TDL) per 1 Juli 2010 dibarengi dengan pencabutan tarif-tarif lain seperti multi guna, daya max, tarif harga listrik b to b dan lain-lain.

"Kita akan meminta kepada pengusaha untuk tidak boleh menaikan harga," kata Sekjen Apindo Suryadi Sasmita di kantornya, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/6/2010).

Suryadi menjelaskan, jika tarif plus-plus dihapuskan maka sebenarnya TDL yang akan diberlakukan pada Juli nanti bagi sektor industri relatif kurang lebih sama dengan TDL yang sudah berlaku saat ini.

Hal ini karena beban-beban tarif listrik daya max, tarif multiguna, dan tarif-tarif yang terbentuk karena kesepakatan b to b kurang lebih sama dengan beban kenaikan TDL Juli nanti.

"Jadi kalau tarif multiguna dan sebagainya dicabut, mereka sebenarnya tidak ada kenaikan," katanya.

Dengan demikian ia benar-benar meminta komitmen pemerintah untuk mencabut tarif plus-plus tersebut pada saat kenaikan TDL nanti.

Berdasarkan bahan kementerian ESDM disebutkan bahwa rencana kenaikan TDL 10 persen mencakup yaitu:

  • Pelanggan 450 VA sampai 900 VA opsi pertama tak naik, sedangkan opsi kedua naik 5 persen.
  • Pelanggan 6.600 VA ke atas (R,B,P) dengan batas hemat 30 persen, opsi pertama tak naik, opsi kedua tak naik.
  • Pelanggan rumah tangga (R) opsi pertama naik 18 persen opsi kedua naik 15 persen.
  • Pelanggan bisnis (B) opsi pertama naik 12-16 persen, opsi kedua naik 12-15 persen.
  • Pelanggan industri (I) opsi pertama naik 6-15 persen dan opsi kedua naik 6-13 persen.
Sementara itu perhitungan TDL dengan biaya pokok (BPP) masing pelanggan PLN berdasarkan kategori yaitu industri besar TDL-nya Rp 529 per Kwh padahal harga BPP plus margin 8% mencapai Rp 775 per Kwh.

Untuk bisnis besar TDLnya Rp 811 per Kwh, industri menengah TDL-nya sebesar Rp 615 per Kwh dan lain-lain.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?