90% Pelanggan PLN di Indonesia Timur Tak Kena Kenaikan TDL
Rabu, 16/06/2010 18:07 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan sebanyak 85-90 persen pelanggan listrik di Indonesia bagian timur tidak terkena kenaikan tarif dasar listrik per tanggal 1 Juli 2010. Pasalnya, mayoritas konsumen listrik di daerah tersebut merupakan pelanggan berdaya 450-900 Volt Ampere (VA).
"Sekitar 85-90 persen pelanggan listrik di Indonesia bagian timur sudah kita hitung tidak kena kenaikan TDL," kata Direktur Operasional PLN daerah operasi Indonesia bagian Timur, Vickner Sinaga di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (16/6/2010).
Menurutnya, para pelanggan tersebut tidak terkena kenaikan TDL karena mayoritas konsumen listrik di daerah tersebut merupakan pelanggan berdaya 450-900 VA.
Ia menambahkan, tahun ini PLN Indonesia Timur akan menjual daya sebanyak 11 miliar kilowatt (KW). Harga Pokok Produksinya Rp 2.000/kWh, sementara harga jualnya hanya Rp 660/kWh.
"PLN akan dapat dana Rp 7 triliun tahun ini dari penjualan listrik di Indonesia Timur," ungkapnya.
Ia mengandai-andai, jika kenaikan TDL berlaku di Indonesia Timur sebesar 10 persen, maka PLN bisa meraup pendapatan sebanyak Rp 7,7 triliun. Namun hal itu tidak mungkin terjadi karena rata-rata pelanggan di daerah tersebut tidak terkena kenaikan TDL.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Transmisi Indonesia Barat, Yanuar Hakim mengatakan, sekitar 80% pelanggan Indonesia Barat terkena dampak kenaikan TDL.
"Rata-rata pelanggannya memang yang terkena kenaikan TDL," kata Yanuar.
Namun, seperti Direksi PLN lainnya, ia menegaskan kenaikan TDL tersebut tidak akan berpengaruh terhadap kondisi keuangan BUMN listrik tersebut.
(ang/dnl)
"Sekitar 85-90 persen pelanggan listrik di Indonesia bagian timur sudah kita hitung tidak kena kenaikan TDL," kata Direktur Operasional PLN daerah operasi Indonesia bagian Timur, Vickner Sinaga di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (16/6/2010).
Menurutnya, para pelanggan tersebut tidak terkena kenaikan TDL karena mayoritas konsumen listrik di daerah tersebut merupakan pelanggan berdaya 450-900 VA.
Ia menambahkan, tahun ini PLN Indonesia Timur akan menjual daya sebanyak 11 miliar kilowatt (KW). Harga Pokok Produksinya Rp 2.000/kWh, sementara harga jualnya hanya Rp 660/kWh.
"PLN akan dapat dana Rp 7 triliun tahun ini dari penjualan listrik di Indonesia Timur," ungkapnya.
Ia mengandai-andai, jika kenaikan TDL berlaku di Indonesia Timur sebesar 10 persen, maka PLN bisa meraup pendapatan sebanyak Rp 7,7 triliun. Namun hal itu tidak mungkin terjadi karena rata-rata pelanggan di daerah tersebut tidak terkena kenaikan TDL.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Transmisi Indonesia Barat, Yanuar Hakim mengatakan, sekitar 80% pelanggan Indonesia Barat terkena dampak kenaikan TDL.
"Rata-rata pelanggannya memang yang terkena kenaikan TDL," kata Yanuar.
Namun, seperti Direksi PLN lainnya, ia menegaskan kenaikan TDL tersebut tidak akan berpengaruh terhadap kondisi keuangan BUMN listrik tersebut.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
