PLN Butuh Dana Investasi US$ 6,3 Miliar di 2011
Minggu, 20/06/2010 10:01 WIB
Foto :detikFinance
Jakarta - PT PLN (Persero) memperkirakan kebutuhan dana untuk investasi pada tahun depan mencapai US$ 6,328 miliar atau naik sekitar 6,5% dari tahun 2010, yang dipatok US$ 5,937 miliar.
Berdasarkan data Rencana Umum Penyediaan Listrik (RUPTL) PLN tahun 2010-2019 yang dikutip detikFinance, Minggu (20/6/2010), dana sebesar itu hanya mencakup proyek-proyek pembangunan pembangkit, transmisi dan distribusi yang akan dibangun oleh PLN.
Dari total investasi tersebut, rencananya sebesar US$ 3,231 miliar akan digunakan untuk membangun pembangkit. Sementara US$ 2,01 miliar dan distribusi 1,087 miliar.
Pada tahun 2011, PLN memproyeksikan kebutuhan dana untuk memperkuat sistem Jawa Bali akan mencapai US$ 3,568 miliar, dimana
sekitar US$ 1,784 miliar untuk membangun pembangkit, US$ 1,083 miliar untuk transmisi dan sisanya untuk mendanai pembangunan distribusi.
Sedang sistem kelistrikan wilayah Indonesia Barat, memerlukan dana US$ 1,779 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk membangun pembangkit US$ 919,2 juta, transmisi US$ 663,6 juta dan distribusi US$ 196 juta.
Sementara untuk memperkuat sistem kelistrikan di Indonesia Timur diperlukan dana sebesar US$ 980 juta. Dimana dari total pendanaan tersebut, PLN menganggarkan US$ 527,6 juta untuk pembangkit, US$ 263,3 untuk memperkuat sistem transmisi serta sisanya untuk distribusi.
Pada tahun depan, BUMN listrik itu menargetkan membidik jumlah pelanggan baru sebanyak 2,2 juta, sehingga total pengguna listrik PLN menjadi 44,3 juta pelanggan. Penambahan pelanggan tersebut diharapkan akan meningkatkan elektrifikasi dari 66,1% pada tahun ini menjadi 68,5% pada tahun berikutnya.
Dimana rasio elekrifikasi di wilayah Jawa Bali sudah mencapai 74,8%, Indonesia Barat 66,3% serta Indonesia Timur 50,5%.
Adapun total kebutuhan listrik pada tahun 2011 sebesar 160,5 TWh dengan beban puncak 29.055 Megawatt (MW).
(epi/wep)
Berdasarkan data Rencana Umum Penyediaan Listrik (RUPTL) PLN tahun 2010-2019 yang dikutip detikFinance, Minggu (20/6/2010), dana sebesar itu hanya mencakup proyek-proyek pembangunan pembangkit, transmisi dan distribusi yang akan dibangun oleh PLN.
Dari total investasi tersebut, rencananya sebesar US$ 3,231 miliar akan digunakan untuk membangun pembangkit. Sementara US$ 2,01 miliar dan distribusi 1,087 miliar.
Pada tahun 2011, PLN memproyeksikan kebutuhan dana untuk memperkuat sistem Jawa Bali akan mencapai US$ 3,568 miliar, dimana
sekitar US$ 1,784 miliar untuk membangun pembangkit, US$ 1,083 miliar untuk transmisi dan sisanya untuk mendanai pembangunan distribusi.
Sedang sistem kelistrikan wilayah Indonesia Barat, memerlukan dana US$ 1,779 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk membangun pembangkit US$ 919,2 juta, transmisi US$ 663,6 juta dan distribusi US$ 196 juta.
Sementara untuk memperkuat sistem kelistrikan di Indonesia Timur diperlukan dana sebesar US$ 980 juta. Dimana dari total pendanaan tersebut, PLN menganggarkan US$ 527,6 juta untuk pembangkit, US$ 263,3 untuk memperkuat sistem transmisi serta sisanya untuk distribusi.
Pada tahun depan, BUMN listrik itu menargetkan membidik jumlah pelanggan baru sebanyak 2,2 juta, sehingga total pengguna listrik PLN menjadi 44,3 juta pelanggan. Penambahan pelanggan tersebut diharapkan akan meningkatkan elektrifikasi dari 66,1% pada tahun ini menjadi 68,5% pada tahun berikutnya.
Dimana rasio elekrifikasi di wilayah Jawa Bali sudah mencapai 74,8%, Indonesia Barat 66,3% serta Indonesia Timur 50,5%.
Adapun total kebutuhan listrik pada tahun 2011 sebesar 160,5 TWh dengan beban puncak 29.055 Megawatt (MW).
(epi/wep)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
