Pertamina Tambah 15 SPBU COCO di 2010
Minggu, 20/06/2010 16:37 WIB
Foto :epi/detikFinance
Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan menambah 15 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) COCO (Company Owned Company Operated) pada tahun ini. Saat ini, BUMN Migas itu telah memiliki 53 SPBU COCO yang dioperasikannya sendiri.
"Tahun 2010 akan dibangun 15 SPBU COCO dan sekarang masih dalam proses pembangunan," ujar Vice President Communcation Pertamina, Basuki Trikora Putra saat dihubungi detikFinance, Minggu (20/6/2010).
BUMN migas itu telah mengalokasikan dana sebesar US$ 400 juta atau sekitar Rp 3,8 Triliun untuk pembangunan SPBU COCO dalam lima tahun ke depan. Dimana membangun satu SPBU COCO dibutuhkan dana sekitar Rp 5-24 miliar, tergantung pada ukuran dan fasilitasnya.
Saat ini rata-rata SPBU COCO milik Pertamina menjual 50 Kiloliter (KL) per hari.
Basuki menambahkan, pada saat ini jumlah SPBU pertamina yang beroperasi di seluruh Indonesia mencapai 4663 SPBU. Dari seluruh SPBU itu, sebanyak 2868 SPBU sudah sertifikat Pasti Pas, sementara sisanya sekitar 1.795 SPBU masih belum bersertifikat Pasti Pas.
"Sepanjang tahun ini jumlah SPBU yang mendapat sertifikat Pasti Pas sebanyak 278 SPBU," jelasnya Basuki.
Perseroan sendiri menargetkan seluruh SPBU yang beroperasi di Indonesia sudah bersertifikat Pasti Pas dalam tiga tahun ke depan.
(epi/wep)
"Tahun 2010 akan dibangun 15 SPBU COCO dan sekarang masih dalam proses pembangunan," ujar Vice President Communcation Pertamina, Basuki Trikora Putra saat dihubungi detikFinance, Minggu (20/6/2010).
BUMN migas itu telah mengalokasikan dana sebesar US$ 400 juta atau sekitar Rp 3,8 Triliun untuk pembangunan SPBU COCO dalam lima tahun ke depan. Dimana membangun satu SPBU COCO dibutuhkan dana sekitar Rp 5-24 miliar, tergantung pada ukuran dan fasilitasnya.
Saat ini rata-rata SPBU COCO milik Pertamina menjual 50 Kiloliter (KL) per hari.
Basuki menambahkan, pada saat ini jumlah SPBU pertamina yang beroperasi di seluruh Indonesia mencapai 4663 SPBU. Dari seluruh SPBU itu, sebanyak 2868 SPBU sudah sertifikat Pasti Pas, sementara sisanya sekitar 1.795 SPBU masih belum bersertifikat Pasti Pas.
"Sepanjang tahun ini jumlah SPBU yang mendapat sertifikat Pasti Pas sebanyak 278 SPBU," jelasnya Basuki.
Perseroan sendiri menargetkan seluruh SPBU yang beroperasi di Indonesia sudah bersertifikat Pasti Pas dalam tiga tahun ke depan.
(epi/wep)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 24/05/2012 19:51 WIB
RI Janjikan Insentif Bagi Produsen Mobil Hybrid di Dalam Negeri
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 19:13 WIB
Pemda Disindir Suka Obral Izin Tambang
-
Kamis, 24/05/2012 19:05 WIB
SCTV Juga Berambisi Ambil Hak Siar Piala Dunia 2014
-
Kamis, 24/05/2012 18:48 WIB
Pembangunan Tol di RI Tertinggal Jauh dari India dan Malaysia
-
Kamis, 24/05/2012 07:03 WIB
Inilah 15 Perusahaan Idaman Mahasiswa Fresh Graduate
-
Kamis, 24/05/2012 19:45 WIB
Dijuluki 'Manajer Rp 1 Miliar', Tanri Abeng: Itu Tak Tepat!
-
Kamis, 24/05/2012 18:01 WIB
Ini Alasan SCTV Ngotot Rebut Hak Siar Liga Champions
-
Kamis, 24/05/2012 08:17 WIB
Ada Menara Tertinggi ke-5 di Dunia, Pasar Properti RI Makin Seksi
-
Kamis, 24/05/2012 07:19 WIB
Artha Graha: Tak Ada Kasino di Gedung Tertinggi Tomy Winata
-
55 Komentar
-
53 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
35 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Kamis, 24/05/2012 13:03 WIB
Gagal Jadi Tentara, Chris Kanter Sukses Jadi Pengusaha
Siapa sangka pengusaha yang juga anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chris Kanter dahulu pernah bermimpi menjadi seorang prajurit TNI.
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
