detikfinance

RI Bisa Rebut Ekspor 50 Produk Utama ke China

Suhendra - detikfinance
Kamis, 01/07/2010 15:14 WIB
Jakarta - Dari total 50 produk terbesar yang diimpor oleh China posisi ekspor barang-barang Indonesia masih minim. Indonesia masih berpeluang meningkatkan porsi ekspor terhadap produk-produk utama yang diimpor China.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Perdagangan dan Industri Edy Putra Irawady di acara Seminar RI-China, di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (1/7/2010)

"Kita punya peluang terhadap 50 produk impor utama China," kata Edy.

Ia menjelaskan selama ini Indonesia hanya terbatas mengekspor produk bahan mentah seperti bahan mentah pertambangan seperti batubara dan gas. Meski saat ini produk-produk olahan terus mengalami peningkatan seperti CPO dan kakao bubuk.

Ia meminta kepada pelaku usaha untuk memetakan kebutuhan pasar ekspor di China. Pasar-pasar seperti produk makanan, minuman, elektronika, dan peralatan rumah tangga masih perlu ditingkatkan.

"Dunia usaha harus memetakan kebutuhan barang yang ada di China, pemerintah tugasnya policy," ucap Edy.

Dikatakannya untuk produk-produk kimia yang justru cukup banyak dibutuhkan China belum tergarap oleh Indonesia. Sementara negara tetangga seperti Malaysia cukup gencar mengekspor komponen elektronika ke China.

"Produk kimia kita ke China masih kosong padahal nilainya besar," katanya.

Meski ia mengakui, sepanjang Januari-April 2010 produk-produk untuk ekspor coklat bubuk ke China mengalami kenaikan 289%, produk biskuit menempati posisi pasar kedua di China dengan kenaikan 225% atau hanya bersaing ketat dengan Denmark.

"Terutama dari sisi peluang ekspor makanan kita ke China banyak sekali peluang kita," ucapnya.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?