Holcim Gelar Kompetisi Konstruksi Internasional Berhadiah US$ 2 Juta
Jumat, 02/07/2010 09:53 WIB
(foto: dok Holcim)
Jakarta - Holcim International melaui Holcim Foundation yang berbasis di Swiss, menggelar kompetisi bagi karya-karya di bidang konstruksi yang berkelanjutan (sustainable construction) berhadiah US$ 2 juta.
"Kompetisi ini terbuka bagi karya-karya dibidang konstruksi yang berkelanjutan, proyek infrastruktur, rancangan perkotaan maupun lansekap, serta pengembangan teknologi material dan produk konstruksi," ujar Corporate Communication Manager PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), Budi Primawan dalam siaran persnya, Jumat (2/7/2010).
Menurut Budi, Holcim Foundation menggelar kompetisi ini untuk mengembangkan perspektif baru tentang masa depan dunia properti dan konstruksi. Melalui kompetisi ini, berbagai proyek-proyek maupun konsep visionaris yang inovatif dan nyata dari seluruh dunia akan dilombakan di 5 (lima) wilayah untuk tahun 2010/11 dan akan dilombakan ditingkat dunia pada tahun 2012.
Kompetisi ini dibagi dalam dua kategori. Kategori utama Holcim Awards terbuka bagi para arsitek, perencana, insinyur, pemilik proyek, developer dan perusahaan konstruksi yang memiliki konsep atau proyek yang memiliki pendekatan sustainable dalam menjawab permasalahan teknologi, lingkungan, social-ekonomi serta budaya terkait pembangunan konstruksi.
"Proyek yang akan diikutsertakan haruslah proyek yang sudah mencapai tahap perancangan/design terakhir. Pendirian bangunan (atau produksi secara komersial untuk proyek pengembangan teknologi material dan produk konstruksi) tidak boleh dilakukan sebelum 1 Juli 2010," jelas Budi.
Selain itu, melalui kategori Next Generation, Holcim Awards juga mencari visi-visi dan konsep-konsep baru dari proyek-proyek mahasiswa (termasuk tingkat S-2 maupun S-3) yang dilakukan berkaitan dengan program di perguruan-perguruan tinggi yang ada.
Karya-karya yang berlomba akan dievaluasi oleh sejumlah tim juri yang independen, dengan menggunakan 5 target issues dalam Sustainable Construction sebagai tolok ukur. Tiga dari kelima target issues tersebut berkaitan dengan keseimbangan antara kinerja ekonomi, manajemen lingkungan serta tanggung jawab social. Dua target lainnya adalah dampak estetika dan kontekstual (contextual & aesthetic impact), serta inovasi dan transferability (bisa dialih terima ke fihak lain atau di implementasi di tempat lain).
Para anggota dewan juri di kelima wilayah terdiri dari para pakar dibidang sustainable construction, seperti Angelo Bucci (Brazil), Raymond J. Cole (Kanada), Wowo Ding (RRC), Harry Gugger (Swiss), Bjarke Ingels (Denmark), Sheila Kennedy (AS), Ashok B. Lall (India), Winy Maas (Belanda), Jürgen Mayer H. (Jerman), Mohsen Mostafavi (AS), Amer Moustafa (Uni Emirat Arab), Lucy Musgrave (Inggris), Olivia la O’Castillo (Filipina), Joe Osae-Addo (Ghana), Michel Rojkind (Brazil), Hashim Sarkis (Lebanon), Bruno Stagno (Kosta Rika), dan Gunawan Tjahjono (Indonesia).
Semua karya yang akan diikutsertakan harus dikirimkan secara on-line lewat www.holcimawards.org selambat-lambatnya tanggal 23 Maret 2011.
(dro/dro)
"Kompetisi ini terbuka bagi karya-karya dibidang konstruksi yang berkelanjutan, proyek infrastruktur, rancangan perkotaan maupun lansekap, serta pengembangan teknologi material dan produk konstruksi," ujar Corporate Communication Manager PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), Budi Primawan dalam siaran persnya, Jumat (2/7/2010).
Menurut Budi, Holcim Foundation menggelar kompetisi ini untuk mengembangkan perspektif baru tentang masa depan dunia properti dan konstruksi. Melalui kompetisi ini, berbagai proyek-proyek maupun konsep visionaris yang inovatif dan nyata dari seluruh dunia akan dilombakan di 5 (lima) wilayah untuk tahun 2010/11 dan akan dilombakan ditingkat dunia pada tahun 2012.
Kompetisi ini dibagi dalam dua kategori. Kategori utama Holcim Awards terbuka bagi para arsitek, perencana, insinyur, pemilik proyek, developer dan perusahaan konstruksi yang memiliki konsep atau proyek yang memiliki pendekatan sustainable dalam menjawab permasalahan teknologi, lingkungan, social-ekonomi serta budaya terkait pembangunan konstruksi.
"Proyek yang akan diikutsertakan haruslah proyek yang sudah mencapai tahap perancangan/design terakhir. Pendirian bangunan (atau produksi secara komersial untuk proyek pengembangan teknologi material dan produk konstruksi) tidak boleh dilakukan sebelum 1 Juli 2010," jelas Budi.
Selain itu, melalui kategori Next Generation, Holcim Awards juga mencari visi-visi dan konsep-konsep baru dari proyek-proyek mahasiswa (termasuk tingkat S-2 maupun S-3) yang dilakukan berkaitan dengan program di perguruan-perguruan tinggi yang ada.
Karya-karya yang berlomba akan dievaluasi oleh sejumlah tim juri yang independen, dengan menggunakan 5 target issues dalam Sustainable Construction sebagai tolok ukur. Tiga dari kelima target issues tersebut berkaitan dengan keseimbangan antara kinerja ekonomi, manajemen lingkungan serta tanggung jawab social. Dua target lainnya adalah dampak estetika dan kontekstual (contextual & aesthetic impact), serta inovasi dan transferability (bisa dialih terima ke fihak lain atau di implementasi di tempat lain).
Para anggota dewan juri di kelima wilayah terdiri dari para pakar dibidang sustainable construction, seperti Angelo Bucci (Brazil), Raymond J. Cole (Kanada), Wowo Ding (RRC), Harry Gugger (Swiss), Bjarke Ingels (Denmark), Sheila Kennedy (AS), Ashok B. Lall (India), Winy Maas (Belanda), Jürgen Mayer H. (Jerman), Mohsen Mostafavi (AS), Amer Moustafa (Uni Emirat Arab), Lucy Musgrave (Inggris), Olivia la O’Castillo (Filipina), Joe Osae-Addo (Ghana), Michel Rojkind (Brazil), Hashim Sarkis (Lebanon), Bruno Stagno (Kosta Rika), dan Gunawan Tjahjono (Indonesia).
Semua karya yang akan diikutsertakan harus dikirimkan secara on-line lewat www.holcimawards.org selambat-lambatnya tanggal 23 Maret 2011.
(dro/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
