detikfinance

Indofood Tawarkan 18% Saham Anak Usaha ke Publik

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Senin, 05/07/2010 17:03 WIB
Jakarta -PT Indofood CBP Sukses Makmur, anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan segera mencatatkan saham di lantai bursa pada triwulan-III 2010. Jumlah saham yang ditawarkan ke publik sekitar 18%.

Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito kepada detikFinance di Jakarta, Senin (5/7/2010).

Ia menjelaskan, permohonan dokumen IPO oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur telah disampaikan pada pekan lalu. Usai mendapatkan persetujuan dari BEI, mereka siap melanjutkan permohonan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepan-LK).

"Sudah sekitar minggu lalu. Jumlah saham yang ditawarkan sekitar 18%. Ini berupa kontrak pendahuluan, untuk mendapatkan prelisting appoval," jelas Eddy.

Ditargetkan, pencatatan saham anak usaha INDF dapat terlaksana di triwulan-III, atau lebih cepat dari target perseroan di triwulan-IV.

"Saya kira triwulan-III sudah bisa. Namun untuk nilainya tidak disampaikan. Memang biasanya memang seperti itu," papar Eddy.

Sebelumnya, Direktur INDF Thomas Tjhie menyatakan, dana hasil IPO anak usaha akan digunakan untuk pelunasan utang perseroan. "Total utang Indofood saat ini Rp 17 triliun. Dana IPO CBP untuk bayar utang. Saat ini tidak ada utang yang jatuh tempo," kata Thomas kala itu.

(wep/ang)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China Senin, 18/07/2016 12:05 WIB
    Wawancara Tenaga Ahli Kemenko Maritim
    Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China
    Natuna adalah wilayah yang sangat penting. Bukan hanya kaya akan ikan, Natuna juga menyimpan potensi besar di sektor migas dan pariwisata.
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut