detikfinance

Semester I-2010

Penjualan Batubara BUMI Naik 21,09%

Indro Bagus - detikfinance
Minggu, 11/07/2010 14:45 WIB
(foto: dok BUMI)
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat pertumbuhan penjualan batubara sebesar 21,09% di semester I-2010. Produksi batubara perseroan meningkat 12,68% pada periode yang sama.

"Meskipun cuaca kurang baik, BUMI berhasil menjual 31 juta ton batubara di semester I-2010," ujar SVP Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava pada detikFinance, Minggu (11/7/2010).

Pada periode yang sama tahun 2009, penjualan batubara BUMI tercatat sebesar 25,6 juta ton. Itu berarti, pertumbuhan penjualan batubara perseroan meningkat 21,09%. Produksi batubara BUMI semester I-2010 tercatat sebanyak 30,2 juta ton atau naik 12,68% dari periode yang sama tahun 2009 sebanyak 26,8 juta ton.

Menurut Dileep, keadaan cuaca memang sedang kurang baik belakangan ini, terutama dengan tingkat curah hujan yang cukup tinggi. Kendati demikian, ia menegaskan kalau hal itu tidak berdampak signifikan pada operasional perseroan.

"Tambang Arutmin sempat terkena dampak namun produksi masih sesuai target. KPC (Kaltim Prima Coal) sama sekali tidak terpengaruh," jelasnya.

Ia mengatakan, BUMI menargetkan penjualan 5,5 juta ton batubara pada Juli 2010. Ini berarti, dalam setahun penjualan batubara BUMI dapat mencapai 66 juta ton, lebih tinggi dari perkiraan kami semula sebanyak 64 juta ton di 2010.

"Kami masih dalam jalur yang sesuai dengan proyeksi penjualan 64 juta ton dengan produksi minimal 67 juta ton di 2010. Pada akhir Juni 2010, cadangan batubara kami dalam inventory masih sebanyak 4,5 juta ton," ujarnya.

Dileep juga mengatakan, perkiraan saat ini, harga rata-rata batubara yang akan diterima BUMI dari pasar spot minimal sebesar US$ 67 per ton di 2010. Pada triwulan II-2010, harga rata-rata batubara yang diterima BUMI meningkat cukup tinggi.

"Pada triwulan II-2010, harga rata-rata batubara kami US$ 71,6 per ton, naik US$ 9 per ton dari triwulan I-2010 sebesar US$ 62,7 per ton. Peningkatan harga cukup signifikan," jelas Dileep.

 

 



(dro/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?