Transaksi Obligasi Meningkat 100% di 2010
Senin, 12/07/2010 11:27 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkirakan nilai rata-rata transaksi harian obligasi korporasi dan Surat Utang Negara (SUN) bisa mencapai Rp 6 triliun di 2010, meningkat 100% dari posisi tahun lalu sebesar Rp 3 triliun.
"Rata-rata transaksi harian diperkirakan bisa mencapai Rp 6 triliun untuk tahun 2010," jelas Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Wan Wei Yiong di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (12/7/2010).
Yiong mengatakan, hingga saat ini nilai rata-rata transaksi harian produk-produk obligasi sudah menyentuh di angka Rp 4-5 triliun. Dan seiring dengan semakin aktifnya transaksi di pasar modal tahun ini, nilai rata-rata transaksi obligasi diperkirakan akan terus meningkat dari posisi tahun lalu sebesar Rp 3 triliun.
Namun BEI masih mempertanyakan soal peningkatan transaksi rata-rata harian ini. Sebab, BEI kini memiliki fasilitas Penerima Laporan Transaksi Obligasi (PLTO) yang mewajibkan investor melaporkan setiap transaksi obligasi yang dilakukannya paling lambat setengah jam setelah transaksi.
"Kita belum tahu, peningkatan ini karena memang ada peningkatan aktivitas atau karena adanya wajib lapor ke Bursa," ungkapnya.
Sebelumnya, BEI menargetkan untuk emisi obligasi korporasi di 2010 sebanyak 34 emisi dan obligasi negara sebanyak 16 emisi. Nilai rata-rata volume perdagangan SUN diperkirakan Rp 82 miliar, dengan rata-rata volume perdagangan obligasi korporasi adalah Rp 25 miliar.
(wep/dro)
"Rata-rata transaksi harian diperkirakan bisa mencapai Rp 6 triliun untuk tahun 2010," jelas Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Wan Wei Yiong di kantornya, SCBD, Jakarta, Senin (12/7/2010).
Yiong mengatakan, hingga saat ini nilai rata-rata transaksi harian produk-produk obligasi sudah menyentuh di angka Rp 4-5 triliun. Dan seiring dengan semakin aktifnya transaksi di pasar modal tahun ini, nilai rata-rata transaksi obligasi diperkirakan akan terus meningkat dari posisi tahun lalu sebesar Rp 3 triliun.
Namun BEI masih mempertanyakan soal peningkatan transaksi rata-rata harian ini. Sebab, BEI kini memiliki fasilitas Penerima Laporan Transaksi Obligasi (PLTO) yang mewajibkan investor melaporkan setiap transaksi obligasi yang dilakukannya paling lambat setengah jam setelah transaksi.
"Kita belum tahu, peningkatan ini karena memang ada peningkatan aktivitas atau karena adanya wajib lapor ke Bursa," ungkapnya.
Sebelumnya, BEI menargetkan untuk emisi obligasi korporasi di 2010 sebanyak 34 emisi dan obligasi negara sebanyak 16 emisi. Nilai rata-rata volume perdagangan SUN diperkirakan Rp 82 miliar, dengan rata-rata volume perdagangan obligasi korporasi adalah Rp 25 miliar.
(wep/dro)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
