Nasabah Bakrie Life Berharap AAJI Tidak 'Lepas Tangan'
Senin, 12/07/2010 15:34 WIB
Jakarta - Nasabah Diamond Investa PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) merasa kecewa terhadap Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yang bersikap 'lepas tangan' terhadap kasus gagal bayar Bakrie Life.
Nasabah berpendapat AAJI seharusnya membantu nasabah Bakrie Life untuk menyelesaikan permasalahannya.
Demikian disampaikan oleh Koordinator Tim Penyelamatan Pengembalian Dana Nasabah (TP2DN) melalui surat elektroniknya kepada detikFinance di Jakarta, Senin (12/07/2010).
TP2DN berpendapat, Bakrie Life termasuk anggota AAJI dimana AAJI seharusnya bertugas juga memberikan perlindungan terhadap nasabahnya.
"Ibarat satu tubuh, kalau ada satu anggota tubuh yang terluka, apakah tidak terasa sakit terhadap anggota tubuh yang lain," ujarnya.
Seharusnya, lanjut TP2DN, AAJI didirikan bertujuan untuk membantu dan membimbing mencarikan jalan keluar jika ada anggotanya yang terkena masalah.
"Bisa saja kasus gagal bayar ini menimpa Perusahaan Asuransi Jiwa yang lain. Kalau AAJI tidak berfungsi dengan baik, nanti banyak sekali Perusahaan Asuransi Jiwa yang lain berkelakuan seperti Bakrie Life," papar TP2DN.
"Untuk apa ada AAJI? Bapepam-LK sebagai regulator sudah banyak membantu nasabah, sampai kita pernah bertemu dengan Bapepam-LK. Kita mau dana kita kembali, karena pada dasarnya investasi di Perusahaan Asuransi Jiwa seharusnya aman di samping investasi di bank," imbuh TP2DN.
Lebih lanjut TP2DN menuturkan, Diamond Investa adalah produk resmi dimana telah mendapatkan ijin dari Kementrian Keuangan.
"Nasabah tidak akan berani investasi di Perusahaan yang tidak ada izin resmi dari Kemenkeu, makanya didalam hal ini nasabah tidak boleh dipersalahkan dapat bunga tinggi, tapi harus dibantu karena ijin produk Diamond Investa resmi dari Depkeu," jelas TP2DN.
Sebagai informasi, Bakrie Life menderita gagal bayar nasabah asuransi berbasis investasi Diamond Investa. Bakrie Life harus membayar dana sebesar Rp 360 miliar terhadap nasabahnya.
(dru/qom)
Nasabah berpendapat AAJI seharusnya membantu nasabah Bakrie Life untuk menyelesaikan permasalahannya.
Demikian disampaikan oleh Koordinator Tim Penyelamatan Pengembalian Dana Nasabah (TP2DN) melalui surat elektroniknya kepada detikFinance di Jakarta, Senin (12/07/2010).
TP2DN berpendapat, Bakrie Life termasuk anggota AAJI dimana AAJI seharusnya bertugas juga memberikan perlindungan terhadap nasabahnya.
"Ibarat satu tubuh, kalau ada satu anggota tubuh yang terluka, apakah tidak terasa sakit terhadap anggota tubuh yang lain," ujarnya.
Seharusnya, lanjut TP2DN, AAJI didirikan bertujuan untuk membantu dan membimbing mencarikan jalan keluar jika ada anggotanya yang terkena masalah.
"Bisa saja kasus gagal bayar ini menimpa Perusahaan Asuransi Jiwa yang lain. Kalau AAJI tidak berfungsi dengan baik, nanti banyak sekali Perusahaan Asuransi Jiwa yang lain berkelakuan seperti Bakrie Life," papar TP2DN.
"Untuk apa ada AAJI? Bapepam-LK sebagai regulator sudah banyak membantu nasabah, sampai kita pernah bertemu dengan Bapepam-LK. Kita mau dana kita kembali, karena pada dasarnya investasi di Perusahaan Asuransi Jiwa seharusnya aman di samping investasi di bank," imbuh TP2DN.
Lebih lanjut TP2DN menuturkan, Diamond Investa adalah produk resmi dimana telah mendapatkan ijin dari Kementrian Keuangan.
"Nasabah tidak akan berani investasi di Perusahaan yang tidak ada izin resmi dari Kemenkeu, makanya didalam hal ini nasabah tidak boleh dipersalahkan dapat bunga tinggi, tapi harus dibantu karena ijin produk Diamond Investa resmi dari Depkeu," jelas TP2DN.
Sebagai informasi, Bakrie Life menderita gagal bayar nasabah asuransi berbasis investasi Diamond Investa. Bakrie Life harus membayar dana sebesar Rp 360 miliar terhadap nasabahnya.
(dru/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
