detikfinance

Dampak Kenaikan TDL

Pengelola Mal Kenakan Biaya Tambahan Sewa Hingga 25%

Suhendra - detikfinance
Rabu, 14/07/2010 15:14 WIB
Jakarta - Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) kembali membuat rentetan (multiplier effect) kenaikan harga maupun tarif. Pada awal Agustus 2010 seluruh para pengelola mal akan menaikkan biaya service charge 10-25% terhadap para penyewa mal.

"Kita terpaksa menaikkan service charge 10-25%, pasti yang akan terpukul para penyewa. Begitu ada tagihan listrik baru awal Agustus kita naikkan," kata Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan saat dihubungi detikFinance, Rabu (14/7/2010).

Ridwan menjelaskan kenaikan tarif listrik yang harus ditanggung pengelola mal per 1 Juli 2010 sudah naik dari Rp 452 per Kwh menjadi Rp 800 per Kwh. Sehingga mau tidak mau service charge harus dinaikan, mengingat biaya operasional listrik mencapai 60% bagi pengelola mal untuk AC, eskalator, lift, penerangan otomatis mengalami kenaikan.

"Jadi kenaikannya 77%, tari listrik buat mal," jelasnya.

Ia menjelaskan selama ini biaya service charge untuk penyewa rata-rata mencapai Rp 70.000-80.000 per m2. Selain itu, pinak penyewa juga dikenakan PPN dan PPh terhadap listrik masing-masing 10% sehingga total beban kenaikan yang harus ditanggung penyewa dari kenaikan listrik hingga 40-60%.

"Para penyewa mal shock semuanya, ini gila," katanya.

Dengan demikian ia sangat yakin menjelang lebaran ini harga barang-barang di mal akan naik mengingat jika tak dilakukan kenaikan para pedagang akan melakukan PHK sebagai bentuk efisiensi.

"Kalau begini caranya siap-siap harga menjelang lebaran akan naik, siap-siap juga bakal makin banyak PHK di mal," jelasnya.



(hen/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?