detikfinance

Kualitas Premium Turun, Masyarakat Dipaksa Konsumsi Pertamax

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikfinance
Selasa, 20/07/2010 18:31 WIB
Jakarta - Sejumlah mobil mengami kerusakan pompa bensin karena menggunakan bahan bakar premium. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menduga adanya kesengajaan yang dilakukan PT Pertamina (Persero) atau pihak tertentu untuk menurunkan kualitas premium agar orang beralih ke pertamax.

Menurut Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, penurunan kualitas premium yang dilakukan pihak tertentu  tersebut, tentu saja akan berimbas terhadap mesin mobil karena saat ini saja kualitas BBM di tanah air masih jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan standar internasional.

"Dengan adanya temuan atau dugaan premium yang rendah itu mungkin disengaja oleh Pertamina atau pihak tertentu untuk agar orang beralih ke pertamax. Ini sangat logis kalau didekati dengan indikasi semacam itu. Tapi ini sangat licik," ujar Tulus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/7/2010).

Ia juga menduga adanya penurunan kualitas BBM beroktan 88 itu dilakukan dengan tujuan untuk menekan penggunaan BBM bersubsidi di masyarakat.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah memang tengah bingung mencari cara untuk menekan penggunaan BBM bersubsidi di masyarakat, karena diperkirakan konsumsi BBM bersubsidi pada tahun ini akan membengkak menjadi 40,1 juta kiloliter, sementara kuota BBM bersubsidi dalam APBN-P 2010 dipatok di level 36,5 juta kiloliter.

"Iya, tapi jangan dengan cara-cara seperti ini, itu cara yang nggak fair. Karena dari alasan apa pun pengendalian konsumsi BBM itu yang paling lazim digunakan adalah dengan harga. Pengendaliannya dengan harga. Tanpa harga memang sulit sekali melakukan itu," jelasnya.

"Tapi kalau bermain dengan mengurangi kualitas dan segala macam itu justru pelanggaran terhadap UU perlindungan konsumen dan UU Migas itu sendiri," tambahnya.



(epi/dnl)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.